Inilah Perkebunan Teh Tertinggi di Asia Tenggara, Di Mana Tepatnya?

Inilah Perkebunan Teh Tertinggi di Asia Tenggara, Di Mana Tepatnya?

Pedomanwisata.com

Indonesia adalah salah satu negara penghasil teh terbesar nomor 7 di dunia, teh asal Indonesia masih cukup diminati dan kualitasnya dikenal secara internasional. Indonesia juga rutin mengirim teh ke banyak negara di Eropa dan Timur Tengah setiap tahunnya.

Bicara soal teh, lokasi perkebunan teh juga harus diperhitungkan saat ketika ingin menanam. Salah satu syaratnya adalah lokasi penanaman harus di dataran tinggi.

Contohnya adalah di Jambi, tepatnya di Gunung Kerinci. Kawan akan dimanjakan dengan pemandangan perkebunan teh tertinggi di Asia Tenggara dan ke-2 di dunia (setelah Perkebunan Teh Darjeeling di Himalaya, India).

Nama perkebunan tersebut adalah Teh Kayu Aro.

Di perkebunan ini, kawan GNFI juga akan menyaksikan keindahan Gunung Kerinci. Perkebunan Teh ini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda, sekitar tahun 1925.

View this post on Instagram

Indonesia patut berbangga karena memiliki “Perkebunan Teh Tertinggi ke-2 di Dunia”. Di posisi pertama adalah Perkebunan Teh Darjeeling di Himalaya, India, berada di ketinggian 4000mdpl. Namun jangan salah, Perkebunan Teh Kayu Aro tak kalah indah dengan yang ada di Himalaya, karena berlatar megahnya Gunung Kereinci. Perkebunan Teh Kayu Aro memiliki tinggi 1600mdpl, dengan luas 2500h. Namun di booklet pariwisata jambi tertulis luasnya 3020h (mungkin saja belum di update) semoga segera di update. Sobat, selain tertinggi ke-2 di dunia, Perkebunan Teh Kayu Aro juga merupakan perkebunan teh tertua di Indonesia. Kebun teh ini sudah ada sejak penjajahan Belanda pada tahun 1925 dengan nama dahulunya “Namblodse Venotschaaf Handle Vereniging Amsterdam (NV HVA)”. 📱Referensi foto: (@bhimawibawa) bersama @stepenpen 📍Lokasi: Perkebunan Teh Kayu Aro, Giri Mulyo, Kayu Aro, Kerinci, Jambi, Indonesia 🇮🇩 | #indoflashlight #wisata #kebuntehkayuaro #kayuaro #darjeeling #kebuntehtertinggi #kerinci #gunungkerinci #jambi #indonesia

A post shared by Indoflashlight (@indoflashlight) on

"Indonesia patut berbangga karena memiliki Perkebunan Teh Tertinggi ke-2 di Dunia. Di posisi pertama adalah Perkebunan Teh Darjeeling di Himalaya, India, berada di ketinggian 4000 mdpl. Namun jangan salah, Perkebunan Teh Kayu Aro tak kalah indah dengan yang ada di Himalaya, karena berlatar megahnya Gunung Kerinci. Perkebunan Teh Kayu Aro memiliki tinggi 1600 mdpl, dengan luas 2500 hektare. Namun, di booklet pariwisata Jambi tertulis luasnya 3020 hektare (mungkin saja belum di update) semoga segera di update. Sobat, selain tertinggi ke-2 di dunia, Perkebunan Teh Kayu Aro juga merupakan perkebunan teh tertua di Indonesia. Kebun teh ini sudah ada sejak penjajahan Belanda pada 1925 dengan nama dahulunya 'Namblodse Venotschaaf Handle Vereniging Amsterdam (NV HVA)'. Referensi foto: (@bhimawibawa) bersama @stepenpen," tulis Instagram @Indoflashlight, dikutip Rabu (27/2/2019).

Pagi hari adalah waktu yang tepat bagi para pemetik teh untuk melakukan tugasnya. Selain itu, bangunan pabrik tehnya juga dibangun pada tahun 1925.

Saat ini, perkebunan ini dikelola oleh PT Perkebunan Nusantara VI (PTPN VI). Karena kualitasnya yang tidak diragukan, teh yang dihasilkan oleh PTPN VI ini diekspor ke Eropa, Rusia, Timur Tengah, Amerika Serikat, Asia Tengah, Pakistan, dan Asia Tenggara.

--

Sumber : inews, instagram, agromaret

Pilih BanggaBangga55%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang5%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau41%

Artikel ini dibuat oleh Tim Redaksi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Puslitbang Tekmira Komersialkan Gasmin untuk IKM Sebelummnya

Puslitbang Tekmira Komersialkan Gasmin untuk IKM

Mitos Larangan Mengonsumsi Ikan Lele di Lamongan Selanjutnya

Mitos Larangan Mengonsumsi Ikan Lele di Lamongan

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.