Mengenal Monster Baru Buatan Pindad

Mengenal Monster Baru Buatan Pindad

Medium tank PT Pindad © youtube.com

  • PT Pindad merilis produksi tank medium hasil kerjasama dengan Turki, yang berjuluk Tank Harimau
  • Tank ini akan diproduksi secara masal pada tahun 2019 dengan kapasitas 50 unit per tahun
  • Proyek tank medium ini adalah merupakan kelanjutan dari program kemandirian alutsista Indonesia

PT Pindad punya 'monster' baru bernama Tank Harimau. Tank berukuran medium ini dibuat untuk pengoperasian sesuai dengan medan dan kontur geografis Indonesia. Tank Harimau ini merupakan program jangka panjang dalam membangun penguasaan teknologi menuju kemandirian alutsista dalam negeri.

Medium Tank ini termasuk pada 7 program pengembangan strategis pemerintah untuk meningkatkan kemampuan BUMNIS agar dapat bersaing dengan industri pertahanan luar negeri."Ini kerjasama pertahanan Indonesia dan Turki di tahun kerja sma pertahanan dimulai pada awal tahun 2015. Kita mengembangkan tank tempur dari nol. Berdasarkan kriteria spesifikasi dari TNI AD 2017 akhirnya produksi. Dua prototype dibuat dengan kolaborasi Turki-Indonesia bekerja di Turki. 2016 akhir ini prototype pertama berhasil dibuat di Turki kita juga ikut kesana ada enginer, desainer dan orang produksi 30 orang. Kemudian di tahun selanjutnya selesai jadi 3,5 tahun sudah jadi 2 prototype," jelas Pindad.

Medium tank Harimau | pindad.com
Sumber : Pindad.com

Tank medium ini memiliki kemampuan terkini pertahanan balistik dan anti ranjau. Tank generasi terbaru ini dilengkapi dengan kemampuan daya gempur yang luas mulai dari perlindungan jarak dekat untuk pasukan infantri hingga pertempuran antar kendaraan tempur.Tank tersebut memiliki bobot 30 ton, power to weight ratio 24 HP/ton, kecepatan maksimal lebih dari 70 kilometer per jam dan dapat menampung 3 orang kru yang terdiri dari komandan, penembak, dan pengemudi.

Tank Medium ini memiliki senjata utama turret kaliber 105 mm yang memiliki daya hancur besar.Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose dalam keterangan tertulisnya mengatakan Pindad sudah merencanakan tank ini untuk diproduksi secara masal. "Untuk tahun 2019 kapasitas produksi sudah siap 50 unit per tahun, dan akan lebih besar lagi di tahun berikutnya, ditingkatkan sampai 80 unit per tahun," kata dia.

Sumber : Lancerdefence.com
Caption

Pemerintah Indonesia dan Turki pertama kali menyepakati kerjasama pada Mei 2015 untuk bersama-sama mengembangkan 'Tank Medium Modern' untuk Angkatan Darat Indonesia dengan biaya yang dilaporkan sebesar 30 juta dolar AS. Tahap pengembangan dari program ini diperkirakan akan memakan waktu hingga 37 bulan, dengan purwarupa pertama diproduksi di Turki, dan yang kedua di Indonesia. Hak milik intelektual disepakati untuk dibagi antara kedua pemerintahan.

Spesifikasi

Berat Total: 32 ton

Kecepatan maksimum: 76 km/h

Tenaga mesin: 711 hp

Transmisi: Otomatis penuh

Jarak jelajah: 450 km

Rasio tenaga terhadap berat: 22,2 hp/ton

Kaliber meriam: 105mm, laras panjang

Senapan kedua: Senapan mesin 7.62mmGradien: 60%

Kemiringan sisi: 30%

Tanjakan hambatan: 0,9 m

Penyeberangan: 2 m

Sumber: Tempo.co | Antaranews.com | Detik Finance

Pilih BanggaBangga78%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang7%
Pilih Tak PeduliTak Peduli3%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi4%
Pilih TerpukauTerpukau7%

Artikel ini dibuat oleh Tim Redaksi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Hafiz/Gloria, Andalan Baru Bulu Tangkis Indonesia Sebelummnya

Hafiz/Gloria, Andalan Baru Bulu Tangkis Indonesia

Asal Usul “Kolam Susu”, Dikenal Lewat Lagu Koes Plus Selanjutnya

Asal Usul “Kolam Susu”, Dikenal Lewat Lagu Koes Plus

0 Komentar

Beri Komentar