Berlian Hitam yang Tak Kalah Saing

Berlian Hitam yang Tak Kalah Saing
info gambar utama

Berlian hitam sering dilihat sebagai alternatif dari cincin berlian putih konvensional. Namun, di Indonesia, batu permata tersebut tidak sepopuler rekan-rekan mereka yang berwarna putih.

"Berlian hitam tidak memiliki nilai di Kalimantan," kata perancang perhiasan Ida Wachyuni, merujuk pada lokasi salah satu tambang berlian terbesar di Indonesia.

Melihat hal tersebut, Ida, melalui mereknya IW oleh Ida Wachyuni, ingin memperkenalkan berlian hitam Kalimantan ke pasar internasional.

"Saya merasa tidak ada yang memperhatikan berlian hitam," kata Ida saat peluncuran IW oleh Ida Wachyuni ​​di hotel The Dharmawangsa, Jakarta Selatan, minggu lalu.

Pengusaha wanita ini berbagi bahwa banyak yang tidak menyadari nilai berlian hitam, dan penambang berlian hitam di Kalimantan diabaikan.

IW oleh Ida Wahyuni memperkenalkan berlian hitam Kalimantan kepada dunia internasional | Foto: Jessicha Valentina
info gambar

"Orang Eropa mencari berlian hitam karena mereka sangat unik dan langka," katanya, mengatakan bahwa biasanya hanya sejumlah kecil berlian hitam ditemukan di sebongkah berlian.

Menyadari hal ini, Ida kemudian berbicara dengan para penambang dan memutuskan untuk membuat merek perhiasannya sendiri.

"Salah satu tujuan saya adalah memberi mereka kehidupan yang lebih baik," katanya.

Pada peluncuran IW oleh Ida Wachyuni, perancang tersebut memperkenalkan 60 produk dengan desain berbeda, menampilkan gelang, anting-anting, kalung, dan banyak lagi.

Selain berlian hitam, koleksinya juga mencakup permata lain seperti berlian putih, safir biru, zamrud, dan ruby.

Seluruh koleksinya adalah buatan tangan dan menampilkan 75 persen emas putih atau emas cenderung merah muda.

"Semua batu permata berasal dari Kalimantan," katanya.


Sumber: Jakarta Post

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini