"Wiro Sableng" diputar di London dan Kampus SOAS University

"Wiro Sableng" diputar di London dan Kampus SOAS University

poster film Wiro Sableng

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Kamis, 14 Maret 2019 lalu, London Book Fair (LBF) 2019 resmi ditutup. Namun karya kreatif non-penerbitan masih dipamerkan. Film “Wiro Sableng” ditayangkan di tempat-tempat strategis di London hingga hari Minguu, 17 Maret 2019.

Dikutip dari MediaIndonesia.com, Ricky Joseph Pesik, Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, mengatakan Indonesia memanfaatkan momentum LBF 2019 bukan hanya untuk mempromosikan karya-karya kreatif subsektor penerbitan, tapi juga memperkenalkan kepada publik global tentang produk-produk kreatif lainnya seperti film, kuliner, arsitektur, desain grafis, musik nusantara.

Sumber : Wiro Sableng

Karya yang disutradarai oleh Angga Sasongko dan diproduksi Lala Timothy pada tahun 2018 lalu akan ditayangkan juga di kampus SOAS University London.

“Wiro Sableng” adalah film Indonesia pertama yang berkolaborasi dengan studio Hollywood ternama, yakni Fox International Pictures. Film tersebut juga berdasarkan buku cerita populer karya Bastian Tito.

--

Sumber : Katadata.com, MediaIndonesia.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga80%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau20%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
5 Negara Ini Memiliki Jumlah Start Up Terbanyak, Indonesia Nomor Berapa? Sebelummnya

5 Negara Ini Memiliki Jumlah Start Up Terbanyak, Indonesia Nomor Berapa?

Membangun Pola Pikir Agile Dalam Tim Selanjutnya

Membangun Pola Pikir Agile Dalam Tim

Fachrezy Zulfikar
@fachrezy

Fachrezy Zulfikar

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.