Belanja Online di Indonesia dalam Angka

Belanja Online di Indonesia dalam Angka
info gambar utama
  • Fakta-fakta unik tentang kegiatan belanja online di Indonesia.
  • Picodi.com membedah data tentang pemakaian perangkat, jenis kelamin, bulan-bulan tersibuk, sampai jam paling ramai belanja online.
  • Hasilnya ternyata cukup mengejutkan, dan beberapa di luar dugaan.

Picodi.com dalam sebuah penelitiannya menemukan fakta-fakta menarik tentang kebiasaan konsumen belanja online di Indonesia. Data-data tersebut antara lain menunjukkan perangkat yang dipakai, jam berbelanja, dan nominal uang yang dihabiskan.

Mengenai perangkat yang dipakai orang Indonesia saat berbelanja online, picodi.com menemukan sebuah data unik. Ternyata, orang Indonesia justru lebih banyak menggunakan komputer (PC/laptop) ketimbang smartphone. Perbandingannya, hanya ada 4 dari 10 orang yang berbelanja online memakai smartphone.

Walaupun begitu, konsumen Indonesia lebih banyak menghabiskan uang saat berbelanja online memakai smartphone. Nilai pesanan rata-rata sekitar Rp 1.269.000, lebih tinggi Rp 71.000 dibanding menggunakan PC/laptop.

Kemudian jika diurai lebih lanjut, didapat temuan bahwa pengguna iOS memiliki rata-rata nominal belanja lebih tinggi dibanding pengguna android. Perbandingannya, Rp 1.443.000 untuk iOS dan Rp 1.182.000 untuk android.

Hari Senin dan akhir pekan menjadi hari yang paling banyak memunculkan transaksi online dari PC/laptop. Kemudian dari penggunaan smartphone, puncak transaksi terjadi pukul 13.00 waktu setempat.

Lalu siapa yang lebih sering berbelanja online. Pria atau wanita? Anggapan bahwa wanita adalah makhluk yang ditakdirkan untuk berbelanja sepertinya harus segera dihapuskan. Sebab, di Indonesia yang lebih sering berbelanja online adalah pria, dengan rasio 54% : 46% dibandingkan wanita.

Untuk pembagian usia, sesuai dugaan generasi muda adalah yang paling sering berbelanja online. Sebanyak 45% berusia antara 18-24 tahun, diikuti 25-34 tahun (41%), 35-44 tahun (8%), dan 6% sisanya adalah konsumen berusia di atas 45 tahun.

Waktu tersibuk belanja online

Selain menganalisa perangkat, rentang usia, dan jenis kelamin, picodi.com juga menyelisik bulan-bulan tersibuk di belanja online sepanjang tahun 2018. Hasilnya didapat rata-rata nilai pesanan per bulannya dan bulan-bulan dengan angka belanja online tertinggi dan terendah.

Juni 2018 menjadi bulan dengan rata-rata nilai pesanan tertinggi, yang mencapai Rp 1.751.051. Di bawahnya diikuti Mei 2018 (Rp 1.454.719), Maret 2018 (Rp 1.341.288), Januari 2018 (Rp 1.329.711), dan Agustus 2018 (Rp 1.200.084) di lima besar.

Tingginya rata-rata nilai transaksi di bulan-bulan tersebut turut dipengaruhi dari momen-momen tertentu, seperti Hari Raya Idulfitri, dan hari-hari khusus lainnya.

Menariknya, walau bulan Desember 2018 mencatatkan rata-rata nilai transaksi terendah (Rp 815.195), tapi justru menjadi bulan tersibuk. Ini disebabkan adanya pesta diskon besar yakni Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas). November dan Juni juga menjadi bulan tersibuk berikutnya, terkait adanya pesta diskon 11.11 dan Black Friday.

Barang-barang yang paling laris di belanja online adalah pesan antar makanan, pakaian, peralatan olahraga, barang elektronik, dan furniture rumah.


Sumber: picodi.com

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini