Ribuan Penenun Di Flores Timur Akan Memamerkan Kemampuannya di Festival Bale Nagi

Ribuan Penenun Di Flores Timur Akan Memamerkan Kemampuannya di Festival Bale Nagi

Penenun ikat di Maumere © Sumber: Luxina.ID

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Bale Nagi Festival diadakan di Kabupaten Larantuka, Nusa Tenggara Timur, mulai 6 hingga 25 April.

Festival ini menampilkan kain tenun yang dibuat menggunakan berbagai teknik tenun, seperti Adonara, Solor, Larantuka, Ile Mandiri, Lewolema, Pagong Setan, Titehena, Wulanggitang, dan Ile Bura.

Sebagai bagian dari festival tersebut, 1500 penenun dari beberapa kabupaten di Larantuka akan berpartisipasi di dalamnya untuk memamerkan berbagai keterampilan menenun pada 23 April.

Salah satu penenun menunjukkan kain tenun hasil olahannya di Flores Timur | Foto: Hengky Ola Sura / Jakarta Post

Festival ini diadakan untuk memperingati tradisi Paskah gereja Katolik lokal yang disebut minggu suci Semana Santa, yang telah dirayakan oleh penduduk lokal selama lebih dari lima abad.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Flores Timur Apolonia Corebima mengatakan ia telah berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata dan Badan Pariwisata Nusa Tenggara Timur untuk festival ini.

"Semoga pertunjukan tenun akan menarik peziarah dan wisatawan yang menghadiri upacara Semana Santa di Larantuka," katanya seperti dikutip dari The Jakarta Post, Selasa.

Menurut Apolonia, menenun adalah bagian dari rutinitas sehari-hari wanita di Flores Timur, dan cara untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.

Silvester Petara Hurit, kurator Festival Bale Nagi, mengatakan acara itu juga akan berfungsi sebagai panggilan bagi masyarakat Flores Timur yang tinggal di luar pulau untuk kembali, karena nama festival tersebut berarti "pulang".

"Ini adalah gerakan budaya, undangan untuk semua orang Flores Timur untuk pulang. Kami juga menyampaikan undangan ini kepada para peziarah dan wisatawan dari seluruh dunia yang akan menghadiri upacara Semana Santa untuk menyaksikan kebudayaan kita,” katanya.


Sumber: Jakarta Post

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga25%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau75%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Kenalkan, Situs Warisan Budaya Nasional Terbaru! Sebelummnya

Kenalkan, Situs Warisan Budaya Nasional Terbaru!

Hampir 1,5 Abad Menghilang, Kadal Aneh ini Muncul Lagi di Danau Toba Selanjutnya

Hampir 1,5 Abad Menghilang, Kadal Aneh ini Muncul Lagi di Danau Toba

Vita Ayu Anggraeni
@ayuvitaa

Vita Ayu Anggraeni

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.