Ribuan Penenun Di Flores Timur Akan Memamerkan Kemampuannya di Festival Bale Nagi

Ribuan Penenun Di Flores Timur Akan Memamerkan Kemampuannya di Festival Bale Nagi

Penenun ikat di Maumere © Sumber: Luxina.ID

Bale Nagi Festival diadakan di Kabupaten Larantuka, Nusa Tenggara Timur, mulai 6 hingga 25 April.

Festival ini menampilkan kain tenun yang dibuat menggunakan berbagai teknik tenun, seperti Adonara, Solor, Larantuka, Ile Mandiri, Lewolema, Pagong Setan, Titehena, Wulanggitang, dan Ile Bura.

Sebagai bagian dari festival tersebut, 1500 penenun dari beberapa kabupaten di Larantuka akan berpartisipasi di dalamnya untuk memamerkan berbagai keterampilan menenun pada 23 April.

Salah satu penenun menunjukkan kain tenun hasil olahannya di Flores Timur | Foto: Hengky Ola Sura / Jakarta Post

Festival ini diadakan untuk memperingati tradisi Paskah gereja Katolik lokal yang disebut minggu suci Semana Santa, yang telah dirayakan oleh penduduk lokal selama lebih dari lima abad.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Flores Timur Apolonia Corebima mengatakan ia telah berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata dan Badan Pariwisata Nusa Tenggara Timur untuk festival ini.

"Semoga pertunjukan tenun akan menarik peziarah dan wisatawan yang menghadiri upacara Semana Santa di Larantuka," katanya seperti dikutip dari The Jakarta Post, Selasa.

Menurut Apolonia, menenun adalah bagian dari rutinitas sehari-hari wanita di Flores Timur, dan cara untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.

Silvester Petara Hurit, kurator Festival Bale Nagi, mengatakan acara itu juga akan berfungsi sebagai panggilan bagi masyarakat Flores Timur yang tinggal di luar pulau untuk kembali, karena nama festival tersebut berarti "pulang".

"Ini adalah gerakan budaya, undangan untuk semua orang Flores Timur untuk pulang. Kami juga menyampaikan undangan ini kepada para peziarah dan wisatawan dari seluruh dunia yang akan menghadiri upacara Semana Santa untuk menyaksikan kebudayaan kita,” katanya.


Sumber: Jakarta Post

Pilih BanggaBangga25%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau75%

Artikel ini dibuat oleh Tim Redaksi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Kenalkan, Situs Warisan Budaya Nasional Terbaru! Sebelummnya

Kenalkan, Situs Warisan Budaya Nasional Terbaru!

Satu-Satunya dari ASEAN, Grab Masuk Top 10 Startup Dunia Selanjutnya

Satu-Satunya dari ASEAN, Grab Masuk Top 10 Startup Dunia

0 Komentar

Beri Komentar