UHN Medan dan PLN Luncurkan Kendaraan Hijau di Sumatra Utara

UHN Medan dan PLN Luncurkan Kendaraan Hijau di Sumatra Utara

Ilustrasi bentor konvensional di Medan © Sumber: Toba Satu

Perusahaan listrik milik negara PLN bekerja sama dengan Universitas HKBP Nommensen (UHN) di Medan, Sumatra Utara, pada hari Kamis meluncurkan becak motor atau bentor (becak listrik) pertamanya pada perayaan Hari Pendidikan Nasional.

“Becak motor atau bentor, menjadi moda transportasi umum khas di Sumatera Utara, dimana terdapat lebih dari 20.000 bentor setiap harinya yang beroperasi dan energi fosil masih menjadi bahan baku utamanya,” ujar General Manager PLN UIW Sumut Feby Joko Priharto.

Becak listrik tersebut dapat melakukan perjalanan dengan kecepatan tinggi dengan 2.000 watt listrik, kata Parulian Siagian, kepala tim inovasi pushbike Fakultas Teknik UHN.

Becak listrik dapat melakukan perjalanan dengan kecepatan tinggi dengan 2.000 watt listrik, kata Parulian Siagian, kepala tim inovasi pushbike School of Technology UHN. (JP / Apriadi Gunawan)
Becak listrik dapat melakukan perjalanan dengan kecepatan tinggi dengan 2.000 watt listrik, kata Parulian Siagian, kepala tim inovasi pushbike School of Technology UHN | Foto: Apriadi Gunawan / Jakarta Post

Dia menambahkan bahwa mereka dapat mencapai hingga 40 kilometer per jam dengan penumpang, dan 50 km hingga 60 km per jam tanpa penumpang.

"Becak listrik ini telah diuji secara menyeluruh, sehingga siap dioperasikan,” kata Parulian.

Pengembangan kendaraan dimulai pada Desember 2018 dan terinspirasi oleh kebutuhan akan transportasi hijau.

“Kerja sama membuat becak listrik telah dilakukan pada 17 Desember lalu dan saat ini diresmikan. Fakultas Teknik UHN sudah berhasil melakukan uji coba membawa beban seberat 100 kg dengan kecepatan rata-rata 30 hingga 40 km per jam dengan posisi baterai penuh,” jelasnya.

Rektor UHN, Haposan Siallagan mengatakan becak listrik ini dirancang untuk menjadi energi efisien dan mempromosikan karakteristik budaya yang unik dari Sumatera Utara.

Menurut manajer keuangan PLN Sumatra Utara Jhon Horas Tobing, stasiun pengisian listrik telah didirikan di seluruh provinsi, sehingga pengguna tidak perlu khawatir kehabisan daya.

“PLN telah membangun 15 stasiun pengisian listrik umum [SPLU] di Sumatra Utara, jadi [pengguna] tidak perlu khawatir,” katanya.


Sumber: Jakarta Post | Tribun Medan

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Tim Redaksi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Mensucikan Diri Sambut Ramadan Sekaligus Melestarikan Tradisi Lokal di Tangerang Sebelummnya

Mensucikan Diri Sambut Ramadan Sekaligus Melestarikan Tradisi Lokal di Tangerang

Tiga Negara dalam Satu Kota Surabaya Selanjutnya

Tiga Negara dalam Satu Kota Surabaya

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.