Ciwidey Harus Bersiap Jadi Kawasan Ekonomi Khusus, Nih

Ciwidey Harus Bersiap Jadi Kawasan Ekonomi Khusus, Nih
info gambar utama

Menteri Pariwisata Arief Yahya telah menyatakan keinginannya untuk menjadikan Kabupaten Bandung sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai tujuan wisata melalui pengembangan potensi yang ada dengan meningkatkan daya tarik, aksesibilitas, dan fasilitas.

Menteri Arief Yahya menganggap Ciwidey di kabupaten Bandung di Jawa Barat sebagai tempat untuk dikembangkan menjadi tujuan wisata KEK karena daerah itu sudah menjadi tujuan populer.

Arief menekankan pentingnya meningkatkan akses ke tujuan di bagian selatan kota Bandung yang menawarkan keindahan alam untuk wisatawan.

"Salah satu kelemahan dari daerah tersebut adalah akses. [...] Itu harus ditingkatkan," katanya seperti dikutip oleh kontan.co.id, menambahkan bahwa dalam jangka panjang Bandara Internasional Kertajati bisa menjadi titik akses utama ke Ciwidey.

Kawah Putih Ciwidey | Sumber: vuvuwawa
info gambar

Dalam jangka pendek menuju pembentukan KEK, Kementerian Pariwisata telah menugaskan kota Bandung untuk menjadi tuan rumah sejumlah acara, termasuk Color Run sepanjang 5 kilometer dan Festival Kemerdekaan menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia bulan Agustus mendatang.

“Dalam jangka menengah, pemerintah kabupaten Bandung harus mengusulkan pembentukan KEK [kepada pemerintah pusat]. Jika lahan terbatas, pemerintah bisa bekerja sama dengan lembaga lain,” kata Arief seperti dikutip oleh kontan.co.id.

Dia mengatakan pengaktifan kembali rel kereta api di Bandung adalah langkah penting untuk mendukung industri pariwisata di Bandung untuk meningkatkan aksesibilitas ke tujuan wisata. "[Dengan infrastruktur], investor akan secara otomatis datang untuk berinvestasi," tambahnya.

Ada tiga administrasi otonom di Bandung - kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat.

Kota Bandung dikenal sebagai tujuan belanja bagi warga kota tetangga seperti Jakarta dan negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.


Sumber: Jakarta Post

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini