Tembokpedia: Sebuah Inisiatif Baru dari Indonesia Mengajar

Tembokpedia: Sebuah Inisiatif Baru dari Indonesia Mengajar

© @Tembokpedia

Halo!

Aku adalah sebidang tembok kecil. Menyempil di antara gedung tinggi yang menjulang di ibu kota. Jika kamu tahu Menara Jamsostek, aku ada di dekatnya. Persisnya di belakang Gedung Tifa.

Menjadi pembatas antara peradaban di dalam gedung tinggi tersebut, dengan kampung RW 01 Kuningan Barat di belakangnya. Semoga pesan ini menemui kalian semua dalam keadaan baik.

Kalian tahu apa yang kulihat sehari-hari?

Ada banyak sekali orang berlalu-lalang di gang sempit ini. Mulai dari yang berjualan, transit mencari makanan dan beli kebutuhan sehari-hari seperti telur dan shampoo saset murah. Banyak juga karyawan penghuni indekos harga terjangkau, hingga orang-orang yang tak familiar wajahnya sedang menumpang lewat dan menjadikan gang ini jalan pintas. Atau, obrolan dari ekonomi sampai politik yang kini makin sering kudengar dari warga sekitar.

Namun sebetulnya, selain itu semua..

Setiap hari juga, aku melihat samar-samar masa depan negeri ini. Indonesia di 10, 15, atau 25 tahun lagi. Yang mungkin pada saat itu, yang mewarnai negeri ini adalah anak-anak yang setiap hari pulang sekolah melewati aku dengan riang gembira.

Yang setiap hari bermain bola di sini dan baru saja mendapat juara 2 lomba futsal DKI, yang setiap hari kadang bertengkar satu sama lain, tapi cepat kembali saling rangkul setelahnya.

Yang kudengar suka mengaji bersama setelah maghrib, yang mungkin juga, kadang harus mengalah jika ada mobil lewat dan mereka sedang menikmati bermain sore. Lalu yang pasti, mereka yang saat ini sebetulnya sedang menjalani jalannya untuk masa depan mereka masing-masing.

Aku ingin menyampaikan, aku bisa saja menjadi medium yang berbicara tentang hal baik di antara segala keriuhan yang menyelimuti keseharian anak-anak ini. Mereka setiap hari di sini. Melihatku, bermain di depanku. Kadang ada pula yang termenung (mungkin sedang membayangkan akan jadi apa suatu saat nanti).

Bayangkan jika anak ini termenung dan beraktivitas sembari melihat gambar atau mural apik Nelson Mandela yang sedang berkata “Pendidikan adalah senjata terkuat yang bisa kamu gunakan untuk mengubah dunia”.

Atau pesan sederhana tentang kerukunan dari Gus Dur, “Agama dilahirkan untuk kedamaian bukan untuk kekerasan.” Atau bisa jadi sesederhana ajakan-ajakan baik untuk tetap percaya pada mimpi masing-masing.

Mungkin.. mungkin..

Hal sederhana tersebut bisa menjadi letupan kecil bagi mereka menapaki dan memperkuat mimpi-mimpinya.

Tembokpedia_2
#Tembokpedia diikuti relawan dan anak-anak Kuningan Barat pada 14 April 2019.

Senangnya, pada April lalu aku melihat ada sekumpulan orang dewasa yang bersuka ria mewarnai aku dengan cat putih. Bersama anak-anak di sini pula. Mereka terlihat bahagia bersama-sama.

Berbulan-bulan orang-orang dewasa tersebut mendiskusikan dan mencari cara yang paling tepat, agar banyak orang-orang dewasa lainnya bisa kembali terlibat berinteraksi positif dengan anak-anak, dalam cara yang tepat dan menarik, hingga memberikan manfaat dan pengalaman yang baik bagi semuanya.

Aku beruntung, kedapatan sebagai tembok pertama yang akan dipercantik dengan ragam makna oleh mereka.

Aku curi dengar juga, nama kegiatannya #tembokpedia. Melibatkan orang-orang dewasa yang menggambar dan menuliskan hal-hal baik bersama anak-anak di sini, di dindingku ini. Dan mungkin, setelahnya aku bisa jadi semakin terkenal dan banyak masuk dalam swafoto di sosial media kalian semua.

Aku beruntung sekali!

Akupun berharap kegiatan ini bisa menular. Agar saudara-saudaraku tembok-tembok lain di kampung-kampung yang lain, baik berlokasi di Jakarta maupun kota-kota atau kabupaten lain, apalagi yang dekat sekali dengan aktivitas anak-anak, juga mendapat kesempatan yang sama sepertiku.

Kesempatan untuk menjadi medium yang baik bagi anak-anak sekitar memperkuat karakter dan mimpi-mimpinya.

Kudengar akan ada tembok lain yang akan jadi berwarna lagi di akhir Juni nanti. Coba tengok Instagram @Tembokpedia atau @Ind_Mengajar untuk informasi selanjutnya.

Orang-orang dewasa ini juga kulihat siap dan akan senang membagikan pengalaman mereka dalam menjalankan kegiatan #tembokpedia ini.

Silakan saja datang dan colek mereka di mediia sosial untuk ditanyai cara menjalankannya di tempat kalian masing-masing. Atau datang saja langsung ke lokasi mereka di Jalan Senayan Bawah No. 17, dekat lapangan Blok S Jakarta Selatan.

Kudengar pintu mereka selalu terbuka untuk ditanyai hal-hal semacam ini. Ayo ayo!

Salam hangat,

Aku yang senang menjadi warna-warni, tembok kecil di RW 01 Kuningan Barat

#Tembokpedia

Gambar Baiknya, Baik Gambarnya.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi50%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

Tim Catalyst IPB Sediakan Pelatihan Menanam Ubi Kayu dengan Cara Baru Sebelummnya

Tim Catalyst IPB Sediakan Pelatihan Menanam Ubi Kayu dengan Cara Baru

Tanaman Paku Selanjutnya

Tanaman Paku

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.