Inilah Makna Riasan Paes Pengantin Jawa (Part 2)

Inilah Makna Riasan Paes Pengantin Jawa (Part 2)
info gambar utama

Momen pernikahan adalah saat yang dinanti-nanti oleh setiap orang, termasuk di Indonesia. Acara pernikahan biasanya berlangsung sangat meriah di Indonesia, karena setiap daerah di Indonesia memiliki ragam adat dan budaya yang berbeda-beda. Contohnya pernikahan adat Jawa, elemen yang penting pada sebuah perhelatan tersebut adalah rias (make-up) bagi mempelai wanita, atau biasa disebut dengan Paes. Mulai dari lekukan yang berwarna hitam di dahi, hingga aksesoris yang bermacam-macam.

Paes merupakan riasan yang memiliki simbol dari kecantikan dan kedewasaan seorang wanita Jawa. Riasan paes memiliki makna yang mengandung kesakralan serta makna filosofi dalam setiap detailnya. Apa saja makna-makna dari riasan paes itu? Berikut adalah pembahasan-pembahasan singkatnya.

Sumber : popbela
info gambar

Cithak

Cithak adalah tanda kecil di dahi yang letaknya di antara alis. Mirip dengan hiasan perempuan India, namun memiliki bentuk seperti belah ketupat kecil. Cithak memiliki makna perempuan harus setia dan fokus pada tugasnya, tidak lirik kanan-kiri karena telah menjadi seorang istri.

Sumber : Youtube
info gambar

Alis Menjangan

Beberapa perias terkadang membentuk alis bercabang, alis tersebut bernama alis menjangan.

Bentuk Alis Menjangan terinspirasi dengan bentuk tanduk rusa. Hal tersebut memiliki makna perempuan harus memiliki tiga karakter yang dimiliki rusa, yaitu cerdik, cerdas, dan anggun.

Sumber : Ning Iskandar instagram
info gambar

Cundhuk Mentul

Cundhuk Mentul adalah hiasan yang digunakan di atas kepala pengantin wanita. Hiasan tersebut memiliki makna dan harapan agar kehidupan pernikahan selalu disinari oleh matahari. Jumlah hiasan yang dipasang tersebut bisa berapa saja selama dalam angka ganjil.

--

Sumber : Popbela, Keepo, Fimela, thepotomoto

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini