Inilah Makna Riasan Paes Pengantin Jawa (Part 2)

Inilah Makna Riasan Paes Pengantin Jawa (Part 2)

Thepotomoto.com

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Momen pernikahan adalah saat yang dinanti-nanti oleh setiap orang, termasuk di Indonesia. Acara pernikahan biasanya berlangsung sangat meriah di Indonesia, karena setiap daerah di Indonesia memiliki ragam adat dan budaya yang berbeda-beda. Contohnya pernikahan adat Jawa, elemen yang penting pada sebuah perhelatan tersebut adalah rias (make-up) bagi mempelai wanita, atau biasa disebut dengan Paes. Mulai dari lekukan yang berwarna hitam di dahi, hingga aksesoris yang bermacam-macam.

Paes merupakan riasan yang memiliki simbol dari kecantikan dan kedewasaan seorang wanita Jawa. Riasan paes memiliki makna yang mengandung kesakralan serta makna filosofi dalam setiap detailnya. Apa saja makna-makna dari riasan paes itu? Berikut adalah pembahasan-pembahasan singkatnya.

Sumber : popbela

Cithak

Cithak adalah tanda kecil di dahi yang letaknya di antara alis. Mirip dengan hiasan perempuan India, namun memiliki bentuk seperti belah ketupat kecil. Cithak memiliki makna perempuan harus setia dan fokus pada tugasnya, tidak lirik kanan-kiri karena telah menjadi seorang istri.

Sumber : Youtube

Alis Menjangan

Beberapa perias terkadang membentuk alis bercabang, alis tersebut bernama alis menjangan.

Bentuk Alis Menjangan terinspirasi dengan bentuk tanduk rusa. Hal tersebut memiliki makna perempuan harus memiliki tiga karakter yang dimiliki rusa, yaitu cerdik, cerdas, dan anggun.

Sumber : Ning Iskandar instagram

Cundhuk Mentul

Cundhuk Mentul adalah hiasan yang digunakan di atas kepala pengantin wanita. Hiasan tersebut memiliki makna dan harapan agar kehidupan pernikahan selalu disinari oleh matahari. Jumlah hiasan yang dipasang tersebut bisa berapa saja selama dalam angka ganjil.

--

Sumber : Popbela, Keepo, Fimela, thepotomoto

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga25%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang13%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau63%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Samarinda ke YIA dan Bali Terhubung Berkat Batik Air Sebelummnya

Samarinda ke YIA dan Bali Terhubung Berkat Batik Air

Sejarah Hari Ini (6 Juni 2007) - Transportasi Baru Kota Jakarta, Waterway Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (6 Juni 2007) - Transportasi Baru Kota Jakarta, Waterway

Fachrezy Zulfikar
@fachrezy

Fachrezy Zulfikar

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.