Maskapai ini Bawa Terbang Barista untuk Melayani Penumpangnya

Maskapai ini Bawa Terbang Barista untuk Melayani Penumpangnya

Ilustrasi : travelandleisure.com

Kopi menjadi minuman yang wajib diminum bagi beberapa orang untuk membangkitkan semangat atau agar tetap terjaga. Namun bagaimana jika meminum kopi ketika di ketinggian 35.000 kaki dengan racikan barista terkenal?

Maskapai Penerbangan Indonesia, Citilink, memberikan pengalaman yang berbeda dalam minum kopi. Citilink Barista On Board akan memberikan kejutan kepada penumpangnya.

Salah satu barista terkenal di Indonesia dipilih untuk melayani penumpang pada penerbangan perdana Citilink Jakarta-Phnom Penh pada hari Jumat, 21 Juni 2019. Citilink mengajak para penumpang untuk menikmati kopi buatan Muhammad Aga di ketinggian 35.000 kaki.

Sumber : Bisnis.com / Indyah Sutriningrum

Muhammad Aga merupakan Juara Indonesia Barista Championship 2018 yang dihelat di Bali. Ia juga pernah mewakili Indonesia dalam kejuaraan world Barista Championship di Belanda.

Awak kabin memberikan kejutan tersebut ketika para penumpang mulai bersantai diatas 35.000 kaki. Pria kelahiran tahun 1991 itu dengan sigap meracik kopi pilihan penumpang, aroma kopi pun memenuhi kabin pesawat.

Kopi yang digunakan oleh Barista on Board adalah perpaduan kopi arabika (70%) dan Kerinci Sumatra (30%). Menu kopi yang ditawarkan adalah kopi hitam/filter coffee, kopi susu, mocha, ice caramel latte, dan Citilink Signature Coffee yang terbuat dari perpaduan antara espresso, ekstrak buah, air tonik, dan irisan jeruk.
--
Sumber : Bisnis.com, travelandleisure.com

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Transformasi PPI Hsinchu: Dari Kabinet KOPI Menuju Gelora Simfoni Sebelummnya

Transformasi PPI Hsinchu: Dari Kabinet KOPI Menuju Gelora Simfoni

Learning by Teaching Selanjutnya

Learning by Teaching

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.