Surga Tersembunyi di Kota Industri Gresik

Surga Tersembunyi di Kota Industri Gresik

Pulau Bawean © visit_bawean

Kota Gresik merupakan salah satu Kota Industri di Jawa Timur. Kota ini memiliki banyak sekali pabrik. Dengan banyakya pabrik-pabrik tersebut tentu hal ini membuat udara di Kota Gresik tidak segar dan tidak sehat.

Namun, di balik permasalahan udara yang ada di Kota Gresik. ternyata kota ini memiliki surga tersembunyi yang memiliki udara yang masih segar dan pemandangan yang sangat indah. Tempat itu bernama Pulau Bawean.

Pinang Gunung Pulau Bawean l Sumber: @Nublieabie

Pulau Bawean merupakan pulau yang masuk dalam wilayah Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. Sejarah ditemukannya Pulau Bawean sangat beragam.

Ada yang mengatakan bahwa Pulau Bawean ditemukan pada tahun 1350, ditemukan oleh sekelompok pelaut dari Kerajaan Majapahit yang terjebak badai di Laut Jawa dan terdampar di Pulau Bawean pada saat matahari terbit. Jika dilihat dari bahasa Sansekerta, Bawean memiliki arti terdapat sinar matahari.

Kemudian, ada juga yang mengatakan bahwa dalam kitab Negarakertagama pulau ini bernama Buwun. Dalam catatan Serat Praniti Wakya Jangka Jaya Baya, penduduk Bawean bermula pada tahun 8 Saka, yang sebelumya pulau ini adalah pulau yang tidak berpenghuni.

Makam Jujuk Campa l Sumber: disparbud.gresikkab.go.id

Pulau Bawean juga dikenal dengan sebutan Pulau Putri. Disebut Pulau Putri karena sebagian penduduknya didominasi oleh kaum perempuan. Para kaum pria di pulau ini memilih untuk pergi merantau ke Pulau Jawa.

Namun banyak juga yang mengatakan bahwa sebutan Pulau Putri merupakan sebuah penghormatan kepada salah satu anggota kerajaan. Konon katanya, pada zaman dahulu Pulau Bawean menjadi tempat singgah bagi keluarga Kerajaan Campa yang akan berkunjung ke Pulau Jawa. Namun, sang putri dari keluarga kerajaan tersebut jatuh sakit dan akhirnya meninggal dunia.

Kemudian jenazah sang putri dimakamkan di Pulau Bawean. Hingga saat ini pun makam jenazah putri tersebut masih terjaga di Desa Kumalasa. Makam ini biasa dikenal dengan nama makam Jujuk Campa.

Memiliki pulau yang terpisah dari wilayah Kota Gresik, banyak yang tidak menyangka bahwa Pulau Bawean merupakan bagian dari Kabupaten Gresik.

Transportasi laut l Sumber: bawean.net

Untuk menuju Pulau Bawean dapat melewati jalur laut dan udara. Jalur laut dapat ditempuh sekitar 3-8 jam dari Pelabuhan Gresik. Lama waktu perjalanan bergantung pada jenis perahu yang ditumpangi, sedangkan untuk perjalanan udara dapat memakan waktu sekitar 1 jam dari Juanda Surabaya.

Pesawat Airfast Indonesia l Sumber: bisniswisata.co.id

Bandara ini bernama Bandar Udara Harun Tohir. Pesawat yang melayani penerbangan Juanda-Bawean hanya Airfast Indonesia berjenis Twin Otter tipe DHC 6-300. Pesawat ini berkapasitas 15 orang. Bandara yang kecil menjadi penyebab terbatasnya pesawat yang dapat mendarat di Pulau Bawean ini.

Pulau Bawean memiliki destinasi wisata alam yang sangat melimpah. Pulau ini memiliki banyak surga tersembunyi yang belum ramai pengunjung. Beberapa destinasi wisata yang ada di Pulau Bawean antara lain:

Danau Kastoba

Danau Kastoba l Sumber: sadam febriansyah

Danau ini terletak di tengah Pulau Bawean, keindahan alam yang sejuk dan masih asri menjadi daya tarik tersendiri bagi danau ini. Pengunjung harus melalui jalur trekking sejauh 500 meter untuk sampai di Danau Kastoba.

Pulau Gili

Pulau Gili l Sumber: pagucci.com

Pulau yang memiliki pasir berwarna putih bersih ini memiliki pemandangan bawah laut yang indah. Tak hanya itu, pemandangan sunrise dan sunsetnya pun ikut memanjakan mata.

Air Terjun Laccar

Air terjun setinggi 20 meter ini mampu menghilangkan penat pikiran dengan suguhan pemandangan yang indah dan sejuk. Perjalanan yang ditempuh dengan berjalan kaki sejauh 1 km akan terbayar oleh keindahan air terjun ini.

Penangkaran Rusa Bawean

Rusa Bawean l Sumber: beny.faza

Rusa Bawean merupakan jenis rusa endemik yang ada di Pulau Bawean. Rusa ini merupakan jenis rusa langka yang hampir punah. Penangkaran rusa Bawean ini memiliki luas sekitar 4 hektare.

Pengunjung dapat melihat dengan dekat rusa ini. namun, pengunjung tidak diperbolehkan memberi makan rusa tersebut dikarenakan rusa tersebut adalah rusa liar walau dalam penangkaran.

Pulau Noko

Pulau Noko l Sumber: piknikasik.com

Pulau ini letaknya bersebrangan dengan Pulau Gili. Pulau ini juga memiliki panorama bawah laut yang indah. Berbagai jenis ikan hias dan bunga karang dapat dijumpai disini.

Pantai Mayangkara

Pantai Mayangkara l Sumber: mapcarta.com

Pantai Mayangkara merupakan salah satu pantai yang memiliki sejarah penting bagi kaum muslim Indonesia. konon, pantai ini pertama kali ditemukan oleh Zaenab yakni istri dari Sunan Giri. Pantai ini juga sering disebut “Bhayangkara” oleh warga setempat.

Selain itu, masih banyak destinasi lainnya yang wajib dikunjungi.

Di pulau ini kalian sudah dapat menikmati fasilitas penginapan, tempat makan, dan fasilitas lainnya walau belum terlalu banyak.

Rusa Bawean, maskor Asian Games 2018 l Sumber: ublik.id

Tak hanya terkenal akan keindahan alamnya yang masih asri dan alami. Pulau Bawean juga dikenal masyarakat karena rusa Bawean yang menjadi salah satu maskot di Asian Games 2018

Pulau Bawean juga memiliki beberapa kesenian yang unik, antara lain Kesenian Kercengan, Cukur Jambul, Pencak Bawean, Dikker, dan Mandiling.

Untuk berkunjung ke pulau ini kalian harus memiliki waktu yang cukup luang, dikarenakan kapal yang beroperasi di Pulau Bawean memiliki jadwal-jadwal tertentu dan keberangkatan kapal pun di sesuaikan dengan kondisi laut.

Catatan kaki: academia.edu l yukpiknik.com l jawapos.com l sindonews.com l mytrip123.com

Pilih BanggaBangga60%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang20%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi13%
Pilih TerpukauTerpukau7%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

Asal Usul Tahu Kediri Yang Mendunia Sebelummnya

Asal Usul Tahu Kediri Yang Mendunia

Walikota Risma Raih Penghargaan di Singapura Selanjutnya

Walikota Risma Raih Penghargaan di Singapura

1 Komentar

  • Sholeh (Mas bayu)

    Sayangx klau mau brlayar ke p bawean susah cari tiket kapalnya, karna tiket kapal yg akan brlayar sudah di kuasai para calo, jd loket resmi sahbndar plabuhan tidak memilki tiket, ini yg membuat sulit pra penungpang, apa mungkin manajemen pihak sahbndar plbuhan kurang tgas atuo gmn? Kadihan para penungpangx

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.