Kiprah Perempuan Penulis Indonesia di Dunia Literasi

Kiprah Perempuan Penulis Indonesia di Dunia Literasi

© Pixabay

Sejak aku mengenal dunia kepenulisan, rasa penasaran untuk mengetahui perempuan penulis semakin bertambah. Pengalamanku, untuk mengungkapkan apa yang ada dalam pikiran ke dalam tulisan bukanlah hal yang mudah.

Namun, tidak sedikit, kaum perempuan lahir menjadi besar dari kondisi yang tidak kondusif, dari rasa kecewa. Bahkan, saat perempuan terpuruk tak berdaya.

Salah satu di antaranya, novelis Inggris dengan imaji magic-nya yang luar biasa, mampu memaparkan secara apik dan runut hingga tujuh sequel novel Harry Potter.

Novel yang fenomenal ini difilmkan sampai tujuh sekuel juga, yang terbagi menjadi dua bagian film part 7A dan 7B. Itulah, terkadang kemampuan perempuan penulis muncul saat keadaan terhempas.

Menulis, ungkapkan pengalaman pribadi, true story, dan peka lingkungan

Bagaimana dengan peranan perempuan penulis di Indonesia? Salah seorang sastrawan, novelis, juga feminisme dialah N.H. Dini, yang telah menorehkan karya-karya terkenal di antaranya Pada Sebuah Kapal, Parangakik ke Kamboja (2003.)

Novel Parangakik ke Kamboja ini mengisahkan tentang bagaimana perilaku suami terhadap istrinya dan mendapat penghargaan SEA Write Award pada bidang sastra dari pemerintah Thailand (2003).

Menurut N.H. Dini, berbagai penghargaan yang didapatnya, tidak lain hanya menuangkan kembali kejadian di sekitarnya, pengalaman pribadi, dan peka terhadap lingkungan ke dalam tulisan.

Penulis skenario terbaik

Siapa yang tidak mengenal Mira Lesmana, salah satu perempuan penulis Indonesia skenario ini berhasil mendapat berbagai penghargaan. Melalui skenario film fenomenal Ada Apa Dengan Cinta (AADC), Mira mendapat penghargaan penulis skenario terbaik di ajang Festival Film Indonesia (2004).

Dari film AADC inilah, dunia perfilman Indonesia kembali bangkit dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Kecerdasan perempuan ini, tidak hanya sebagai penulis skenario, tetapi melebarkan prestasinya sebagai sutradara, bahkan produser film layar lebar dan pendek.

Feminisme dan mendobrak tabu

Salah satu perempuan penulis yang membuat aku terpukau adalah Djenar Maesa Ayu. Karyanya dimulai dengan menulis cerpen, dilanjutkan novel yang menyuarakan feminisme dan mendobrak tabu.

Setiap karyanya sering menimbulkan pro dan kontra, tetapi tidak jarang disebut suatu pencerahan. Bahkan, beberapa kritikus menilai Djenar mampu mengelaborasi tema dunia feminisme dan seksualitas dengan kepiawaiannya dalam mengolah kata idiom dan frasa.

Cerpen terbaiknya, yaitu Menyusu Ayah (2003) versi Jurnal Perempuan yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Richrad Oh. Adapun cerpen yang berhasil diangkat ke layar lebar dan cetak ulang adalah Mereka Bilang Saya Monyet! dan disutradainya sendiri.

Setiap penulis memiliki ciri khas dalam gaya kepenulisannya. Sama halnya dengan perempuan-perempuan yang telah dipaparkan di atas. Dengan gaya masing-masing, mereka mampu memberikan karya-karya terbaik yang dapat mengalihkan dunia.

Terlepas dari pro dan kontra, kecerdasannya dalam mengolah kata telah teruji dengan mendapatkannya berbagai penghargaan baik dari dalam dan luar negeri. Penghargaan yang mengharumkan nama perempuan penulis Indonesia di mata dunia.

Bagaimana dengan aku, kita, yang sudah berkarya, tetapi belum menghasilkan karya terbaik? Menurutku, bukan masalah. Justru harus menjadi pelecut diri untuk terus berkarya dengan menulis, menulis, dan menulis apa pun bentuknya. Menjadi yang terbaik adalah bonus dari usaha keras kita.

Cara sederhana berkiprah di dunia menulis untuk Indonesia

Seperti saat ini, banyak temanku perempuan penulis di dunia maya telah berhasil mencapai prestasi di bidangnya. Tentunya, melalui tangga terbawah untuk melangkah tangga tertinggi itu. Ada beberapa cara sederhana untuk berkiprah di dunia menulis sesuai passion kita masing-masing di antaranya:

Freelancer

Menjadi freelancer, kita dapat membuat artikel-artikel yang memberitakan tentang prestasi anak bangsa Indonesia di kancah internasional, kuliner khas di setiap daerah, destinasi wisata yang ada di Indonesia, dan banyak lagi yang lainnya. Kemudian, kirim ke platform-platform yang bisa kita pilih.

Blogger

Melalui blog, kita dapat me-review suatu produk. Produk tersebut dapat berupa makanan, pakaian, gawai, kendaraan, juga daerah wisata di seluruh Indonesia. Dan, beberapa blogger perempuan Indonesia yang berhasil dipinang oleh salah satu negara, atau stasiun televisi swasta untuk memperkenalkan kekayaan alam Indonesia lebih banyak lagi.

Menulis fiksi, puisi di aplikasi kepenulisan

Salah satu cara sederhana lainnya untuk berkarya di dunia literasi, yaitu dengan menulis baik fiksi maupun puisi di aplikasi kepenulisan. Banyak aplikasi yang kita pilih di antaranya wattypad, cabacaapp, dan banyak lagi lainnya.

Kini, untuk mengawali menjadi perempuan penulis lebih mudah dengan adanya training-training secara daring, baik di grup Facebook, WhatsApp, Telegram, dan lainnya.

Aplikasi kepenulisan pun beragam, tinggal kita menentukan pilihan sesuai passion dan hati. Dengan menulis, perempuan penulis Indonesia dapat menebar inspiratif, informasi yang benar, dan mengenalkan Indonesia pada dunia.

Salam literasi.


Catatan kaki: www.viva.co.id | www.kompas.com

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

Inilah Penyebab Udara Dingin di Pulau Jawa Akhir-Akhir Ini Sebelummnya

Inilah Penyebab Udara Dingin di Pulau Jawa Akhir-Akhir Ini

Minang dan Kabau: Nama Kecil Kota Padang Selanjutnya

Minang dan Kabau: Nama Kecil Kota Padang

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.