Inilah Macam-Macam Jamu Tradisional Khas Indonesia

Inilah Macam-Macam Jamu Tradisional Khas Indonesia

Beritagar

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Jamu adalah sebutan dari obat tradisional khas Indonesia. Terbuat dari bahan-bahan alami berupa tumbuhan seperti rimpang (akar-akaran), daun-daunan, kulit batang, dan buah.
Jamu sudah menjadi obat herbal turun temurun dan tradisi minum jamu masih terjaga sampai sekarang.

Jamu memiliki manfaat yang tidak kalah dengan obat-obatan dari dokter atau apotek. Terkadang jamu tradisional lebih alami dan pastinya merawat warisan Indonesia.

Inilah 10 jenis jamu dan manfaatnya :

1. Beras Kencur

Sumber : doktersehat

Beras kencur adalah nama jamu yang terbuat dari ekstrak kencur, beras, ekstrak jahe, dan ekstrak asam.
Beras kencur memiliki rasa manis dan segar dengan manfaat yaitu : menambah nafsu makan, menghilangkan rasa pegal, dan menambah stamina.

2. Kunyit Asam

Sumber : wanita.me

Kunyit asam adalah jamu yang terbuat dari kunyit, asam jawa, gula merah, temulawak, dan rempah lain. jamu ini biasanya dibeli oleh para remaja putri untuk mengatasi sakit perut saat datang bulan dan juga untuk mencerahkan kulit karena kunyit mengandung antioksidan.

3. Sinom

Sumber : OLX

Sinom mirip dengan kunyit asam, bedanya sinonim menggunakan daun asam yang masih muda, temulawak, kunyit, kapulaga, Kayu Manis, pala, gula merah dan gula pasir. Sinom bermanfaat untuk mengatasi peradangan lambung atau maag. Selain itu juga untuk mengatasi keputihan pada wanita.

4. Cabe Puyang

Sumber : muhammmadiqbal.blogspot.com

Cabe puyang berkhasiat untuk menghilangkan rasa pegal karena letih dan sakit pinggang. jamur ini juga bermanfaat untuk menghilangkan kesemutan.

5. Pahitan

Sumber : Jogjainside

Sama seperti namanya, jamu pahitan memiliki rasa yang sangat pahit. Jamu ini terbuat dari daun sambiloto, terkadang ditambahkan dengan brotowali.
Manfaat pahitan adalah untuk mengatasi rasa pegal-pegal, menambah nafsu makan, mencegah resiko diabetes, bahkan sampai sebagai terapi cuci darah.

--

Diambil dari berbagai sumber

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga45%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang9%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi27%
Pilih TerpukauTerpukau18%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Suhu Hingga Minus 7 Derajat Celcius, Mengapa Embun Beku Dieng Datang Lebih Awal? Sebelummnya

Suhu Hingga Minus 7 Derajat Celcius, Mengapa Embun Beku Dieng Datang Lebih Awal?

BRI Merek Bank Paling Bernilai di Indonesia Selanjutnya

BRI Merek Bank Paling Bernilai di Indonesia

Fachrezy Zulfikar
@fachrezy

Fachrezy Zulfikar

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.