Akan dibangun Jembatan Indonesia - Singapura, Kapan?

Akan dibangun Jembatan Indonesia - Singapura, Kapan?

unsplash (ilustrasi)

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Indonesia memiliki rencana untuk membangun jembatan laut terpanjang tahun depan. Jembatan ini bertujuan untuk menghubungkan dua pulau di dekat Singapura.

Jembatan sepanjang 7 kilometer akan menghubungkan Batam dan Bintan dengan memakan anggaran Rp 4 triliun. Proyek jembatan ini rencananya akan dimulai pada 2020 dan membutuhkan waktu 4 tahun untuk menyelesaikannya.

Pembangunan ini bertujuan untuk memangkas biaya logistik, meningkatkan konektivitas dan meningkatkan pariwisata di daerah tersebut.

Basuki Hadimuljono, selaku Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjelaskan bahwa penganggaran tersebut berlangsung dengan skema multiyears contract, namun tergantung pada hasil Detail Engineering Design (DED).

Dikutip dari Bloomberg, Edy Putra Irawady, selaku Kepala Badan Pengembangan Batam mengatakan Indonesia sedang mengembangkan wilayah Batam untuk menarik peluang yang berpotensi timbul dari ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China.

Jembatan tersebut juga akan melengkapi dan meningkatkan lalu lintas penumpang udara dengan membangun terminal kelima untuk Bandara Changi, Singapura.

--

Sumber : SindoNews, Tempo.co, Bloomberg, CNBC Indonesia

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga27%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli5%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi5%
Pilih TerpukauTerpukau14%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Tuntunan untuk Para Petani ini Sudah Ada Sejak Dahulu (II) Sebelummnya

Tuntunan untuk Para Petani ini Sudah Ada Sejak Dahulu (II)

Menjaga Situs Warisan Dunia yang Ada Badaknya, Juga Bunga Rafflesia Selanjutnya

Menjaga Situs Warisan Dunia yang Ada Badaknya, Juga Bunga Rafflesia

Fachrezy Zulfikar
@fachrezy

Fachrezy Zulfikar

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.