Saat Beras Sudah Menjadi Kerupuk

Saat Beras Sudah Menjadi Kerupuk

Rangginang © makring.com

Beras merupakan salah satu makanan pokok orang Indonesia, sesuai dengan mitos bahwa orang Indonesia belum merasa makan kalau belum makan nasi. Akan tetapi dengan sedikit kreativitas tak sekadar nasi yang tercipta, kudapan renyah nan gurih pun bisa diwujudkan menajdi santapan yang menggoyang lidah.

Berikut camilan khas Indonesia dengan beras sebagai bahan dasarnya.

Rengginang, siapa yang belum tahu? Makanan yang sering kali jadi bahan meme di hari raya ini terbuat dari beras ketan. Ukurannya kecil memiliki cita rasa gurih, bikin nagih. Cara membuat dan bahan dasarnya sangat sederhana, hanya membutuhkan beras ketan, gula pasir, bawang putih, dan terasi.

Rangginang | Foto: eresep.com

Dimulai dari merendam beras ketan hingga mengembang, lalu dikukus selama 15 menit. Campurkan merata bawang putih, garam, gula pasir, dan terasi kemudian kukus hingga matang.

Setelah matang, beras ketan dibentuk bulat, lalu dijemur hingga benar-benar kering. Eits sebelum disajikan jangan lupa digoreng dulu, maka rengginang siap disantap.

‘Serupa tapi tak sama’ kurang lebih merupakan peribahasa yang tepat menggambarkan rengginang dengan intip. Dalam bahasa Jawa, ‘intip’ adalah kerak nasi.

Pada zaman dahulu ketika banyak orang masih menanak nasi dengan cara tradisional menggunakan kendi atau panci, sisa kerak nasi yang menempel dilepas lalu dijemur.

Intip | Foto: neraca.co.id

Setelah benar-benar kering lalu digoreng terendam dengan minyak panas supaya matang merata dan hasil tekstur yang renyah. Intip memiliki ukuran diameter yang lebih besar daripada rengginang.

Bumbu utamanya kurang lebih sama, hanya saja intip terdapat pilihan rasa manis dengan gula leleh. Panganan tradisional ini berasal dari Solo.

Kerupuk puli atau bisa juga disebut sebagai kerupuk gendar merupakan makanan khas Madiun Jawa timur dengan bahan dasar nasi. Memiliki cita rasa gurih dan renyah, kerupuk ini tak sepi peminat. Kerupuk diberi bahan pengawet atau yang biasa disebut bleng.

Kerupuk puli atau gendar | Foto: himeko hime/Youtube

Cara membuat kerupuk Puli atau Gendar dimulai dari menanak beras lalu tiriskan setelah 30 menit. Campur dengan air rebusan bawang putih yang sudah dihaluskan, garaam, ketumbar, dan bleng. Setelah ditanak sampai matang, adonan kerupuk ditumbuk dengan alu yang ujungnya sudah dibungkus plastik agar tidak lengket.

Setelah itu dicetak dengan bentuk kotak dan setelah dingin diiris tipis dengan pisau yang dioles minyak terlebih dulu agar tidak lengket. Setelah menjadi lempengan, dijemur hingga dua hari di bawah sinar matahari.

Apakah kamu pernah mencobanya?

Sumber: kuningankab.go.id | surakarta.go.id | budaya-indonesia.org

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

Selangkah Lagi Lebih di Depan: Bali Menangi Pengadilan Penggunaan Plastik Sekali Pakai Sebelummnya

Selangkah Lagi Lebih di Depan: Bali Menangi Pengadilan Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Indonesia Masuk dalam Daftar Negara dengan Destinasi Ramah Wanita Muslim 2019 Selanjutnya

Indonesia Masuk dalam Daftar Negara dengan Destinasi Ramah Wanita Muslim 2019

Novita Caesaria
@_novitacaesaria

Novita Caesaria

Mahasiswi yang lagi ikut Magang Seri GNFI~

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.