Tak Ada Gasing yang Terasing

Tak Ada Gasing yang Terasing

Gasing, permainan asli Indonesia yang konsepnya diadopsi Jepang © kebudayaan.kemdikbud.go.id

Masa anak-anak adalah masa bermain, bersosialisasi, dan mengenal lingkungannya. Indonesia memiliki beragam mainan tradisional unik dengan bahan yang sederhana. Salah satunya gasing.

Mainan ini terbuat dari kayu yang diberi pasak (paku atau kayu) sebagai porosnya, sehingga dapat berputar seimbang pada suatu titik.

Cara memainkannya terbilang susah-susah gampang, bila belum terbiasa gasing tidak akan berputar. Untuk memainkannya dibutuhkan seutas tali dengan panjang tertentu. Selanjutnya, tali tersebut dililitkan ke seluruh bagian gasing lalu dilempar menggunakan teknik tertentu, maka berputarlah gasing tersebut.

Gasing juga beragam jenisny. Beberapa di antaranya adalah gasing kayu yang tentunya terbuat dari kayu keras seperti kayu petai cina, rukam, dan kemining.

Ukurannya kecil berbentuk seperti buah bengkoang. Bagian atas gasing terdapat ‘kepala’ untuk melilitkan tali supaya gasing berputar ketika dilempar. Bagian bawahnya terdapat paku atau besi runcing untuk mengganggu keseimbangan lawan.

Gasing kayu | Foto: mainanKayu.com

Gasing Paku Berindu, namanya sesuai dengan bahan pembuatnya yakni buah paku bindu (biji pakis) dan bilah bambu dengan warna kuning muda. Gasing ini banyak dimainkan oleh anak laki-laki atau perempuan Suku Melayu Bengkulu.

Gasing Paku Berindu | Foto: kamerabudaya.com

Pohon bambu juga menjadi salah satu bahan yang digunakan unutk membuat gasing tradisional. Pertama, bambu dipotong kemudian dengan menggunakan pisau bilah bambu dibentuk, lalu dilubangi menggunakan besi panas.

Gasing bambu | Foto: tumbuSapa.com

Ada dua cara bermain gasing, Kawan GNFI bisa beradu dengan lawan di suatu arena tertentu pemenang ditentukan dari berapa lama gasing mampu bertahan berputar apabila ‘diserang’ oleh lawan.

Bila tidak ingin ada serangan, Kawan GNFI juga bisa beradu ketahanan gasing dalam berputar, tapi harus dilakukan di permukaan yang licin.

Saking ikoniknya gasing, bahkan ada serial anime Jepang yang cukup terkenal di Indonesia dengan gasing sebagai elemen utamanya. Beyblade, mungkin kamu pernah dengar?

Dalam serial tersebut gasing digambarkan sebagai permainan yang bisa mengeluarkan kekuatan khusus untuk mengalahkan lawan-lawannya. Mainan ini banyak dijual di Indonesia bahkan arena untuk mengadu Beyblade-nya juga tersedia lho.

Beyblade | Foto: ToyWiz.com

Meski Beyblade sempat ramai digandrungi, tetapi jangan lupakan gasing sebagai konsep utama mainan itu. Sebagai mainan tradisional khas Indonesia, gasing harus kita lestarikan, agar tak terasing di tengah gempuran produk asing.

Sumber: kamerabudaya.com | idntimes.com

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

Air Terjun Tunaohok Potensi Wisata Kampung Leng di Rimba Egon Ilimedo Sebelummnya

Air Terjun Tunaohok Potensi Wisata Kampung Leng di Rimba Egon Ilimedo

Selain Bumilangit, Ini Cinematic Universe Asal Indonesia Lainnya Selanjutnya

Selain Bumilangit, Ini Cinematic Universe Asal Indonesia Lainnya

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.