Cita Rasa dalam Negeri di Arab Saudi

Cita Rasa dalam Negeri di Arab Saudi

Rumah Makan Kuliner Indonesia | Foto: Ega Dioni Putri

Sebentar lagi umat muslim di seluruh dunia akan merayakan hari raya qurban atau juga dikenal dengan Iduladha bersamaan dengan musim haji.

Kementerian Agama Negara Indonesia mengatur jatah waktu untuk jamaah haji Indonesia bagi yang berangkat melalui manajemennya selama 40 hari berada di Tanah Suci. Pengaturan waktu tersebut disesuaikan dengan manajemen transportasinya.

Selama 40 hari berada di negeri orang bukanlah waktu yang singkat. Tentunya selain akan rindu keluarga para jemaah juga akan dirindukan masakan khas Indonesia.

Tapi jangan khawatir, kerinduanmu akan terbayar oleh beberapa warung yang menjajakan kuliner khas Indonesia yang bisa dinikmati selama melaksanakan ibadah haji. Siapkan catatan ya!

Rumah Makan dan Warung Bakso Banten. Meskipun dalam namanya tertulis ‘Banten’ ternyata lokasi sebenarnya berada sekitar tiga kilometer dari kawasan Masjidil Haram, Mekah.

H. Mohammad Pahli adalah pemiliknya. Tak hanya membuka warung makan, jasa katering dan biro perjalanan juga dikelola Mohammad Pahli untuk jamaah Indonesia jika ingin berziarah ke Jeddah atau Madinah.

Rumah makan Indonesia | Foto: pergiumroh.com

Jangan khawatir jika sedang berada di Madinah, kamu tetap bisa manjakan lidah dengan makanan khas Indonesia. Keluar pintu gerbang 16 di Masjid Nabawi lalu berjalan kaki sekitar lima menit, kamu akan menemui Rumah Makan Indonesia. Sesuai dengan namanya, pengunjung restoran ini didominasi oleh jamaah haji asal Indonesia.

Bila rindu akan pedas dan gurihnya rendang, asinnya ikan teri, hangatnya sup ayam, hingga asam gurihnya sayur asam, bisa kamu santap di sini. Mie ayam dan bakso juga menjadi menu andalan dan paling banyak dicari oleh jemaah asal Indonesia.

Rumah Makan Indonesia berdiri sejak sembilan tahun lalu, tutur Sofian sang pemilik. Jam bukanya cukup panjang setelah subuh hingga pukul 03.00 dini hari. Harga makanannya cukup variatif tetapi tetap terjangkau, yakni 10-20 real atau berkisar Rp 37-75 ribu.

Tak perlu cemas, keluar pintu gerbang 22 Masjid Nabawi terdapat warung makan Si Doel Karawang yang menjajakan bakso sebagai menu andalannya. Berada di Hotel Royal Andalus dengan plang bertuliskan ‘Bakso’ dalam ukuran besar, membuat warung ini tak sulit dicari.

Warung Makan Si Doel Karawang yang berlokasi di Madinah | Foto: wisatahalal.com

Bahkan terdapat beberapa pelayan warung makan Si Doel Karawang dengan papan bertuliskan ‘Bakso’ di tangannya berdiri di halaman Masjid Nabawi, membuat pengunjung tak perlu repot mencari. Ayam goreng, seafood, sampai goreng-gorengan dijual di sini.

Salah satu cara menjual baksonya | Foto: rappler.com

Harga semangkok bakso di sini sekitar 13 real per porsi atau sekitar Rp 48 ribuan. Warung makan Si Doel Karawang biasanya berhasil menjual 1.000 porsi dari habis subuh (03.54, waktu Arab Saudi), hingga pukul 11 siang.

Jangan lupa untuk mampir dan merasakan sensasi menyantap kuliner khas Indonesia di negeri orang ya!

Sumber: travel.kompas.com | haji.okezone.com

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

MT Haryono: Kepahlawanan yang Diabadikan Jadi Nama Jalan Sebelummnya

MT Haryono: Kepahlawanan yang Diabadikan Jadi Nama Jalan

Kesenian Debus Yang Mengagumkan Sekaligus Mengerikan Selanjutnya

Kesenian Debus Yang Mengagumkan Sekaligus Mengerikan

Novita Caesaria
@_novitacaesaria

Novita Caesaria

Mahasiswi yang lagi ikut Magang Seri GNFI~

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.