Rimba Baca, Perpustakaan yang ‘Lebat’ Ilmunya

Rimba Baca, Perpustakaan yang ‘Lebat’ Ilmunya
info gambar utama

Membaca adalah sebuah kebutuhan, kebiasaan membaca perlu ditanamkan sejak dini. Para orang tua tidak perlu bingung mencari fasilitas bacaan yang nyaman dan edukatif untuk anak.

Di ibu kota mencari perpustakaan ramah anak cukup mudah, salah satunya yang berada di daerah Jakarta Selatan. Tepatnya terletak di Jl. Intan RSPP No. 21B, RT. 11/RW. 2 Cilandak Barat berdiri bangunan rumah yang memiliki halaman cukup luas bernama Rimba Baca.

Bagian depan Perpustakaan Rimba Baca | Foto: Novita Caesaria/GNFI
info gambar

November tahun 2011 menjadi awal pendiriannya. Suziani Fitriyana sang pendiri perpustakaan menceritakan awal mula didirikannya perpustakaan saat dihubungi GNFI.

"Nama Rimba Baca digunakan karena ingin menggunakan Bahasa Indonesia dengan sentuhan unsur alam yang sekaligus menunjukkan kalau perpustakaan ini akan ramai dikunjungi anak-anak dan orang-orang yang senang membaca," terangnya.

Keinginannya yang sederhana memelopori berdirinya Perpustakaan Rimba Baca. Fitriyana ingin menciptakan tempat membaca yang nyaman terutama untuk anak-anak, supaya meningkatkan minat baca. Koleksi buku-bukunya masih dikelola dengan sederhana.

Tidak perlu khawatir soal buku seperti apa yang tepat untuk dibaca sang buah hati, karena penataan buku di Perpustakaan Rimba Baca sudah dikelompokkan berdasarkan rentang usia yaitu 0-3, 4-8, dan 9-12. Fasilitas yang ada bukan sekadar untuk menambah minat baca tetapi juga mendukung tumbuh kembang anak.

Fasilitas penunjang di Rimba Baca | Foto: Novita Caesaria/GNFI
info gambar

Terdapat mainan seperti puzzle, boneka jari, dan kostum-kostum lucu yang bisa digunakan untuk eksplorasi si kecil. Selain itu desain karpet, meja, dan kursinya didesain semenarik mungkin supaya anak-anak betah melakukan aktivitasnya di sini. Tidak hanya buku, Perpustakaan Rimba Baca juga menyediakan art room atau ruang seni yang biasa digunakan untuk kegiatan menggambar dan mewarnai. Karya yang telah dibuat akan dipajang di dinding ruan seni layaknya pameran.

Ruang seni Perpustakaan Rimba Baca | Foto: Novita Caesaria/GNFI
info gambar

Menariknya lagi terdapat taman kecil di bagian belakang perpusatakaan, di dalam taman tersebut terdapat kelinci dan kura-kura. Seakan menyediakan ‘paket lengkap’, selain bisa menumbuhkan minat baca Perpustakaan Rimba Baca juga ajarkan anak mengenal binatang dan lingkungan hidup.

Taman belakang Perpustakaan Rimba Baca | Foto: Novita Caesaria/GNFI
info gambar

Fitriyana menambahkan salah satu tujuan berdirinya Perpusatakaan Rimba Baca supaya tercipta quality atau bonding time antara orang tua dengan anak. Oleh karena itu waktu akhir pekan dimanfaatkan untuk mengadakan acara seperti kelas memasak, yoga, kelas seni, dan robotik. Harapannya supaya ikatan orang tua dan anak semakin kuat.

Tak hanya akhir pekan, setiap Senin sampai Rabu Perpustakaan Rimba Baca juga memiliki program yang tak kalah menarik. "Setiap Senin sampai Rabu kami mengadakan kelas gratis untuk anak usia dini kurang mampu yang berasal dari daerah sekitar," pungkasnya.

Keren sekali, bukan?

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

NC
AI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini