Inilah Nama-Nama Daerah yang Unik di Indonesia. Sudah Pernah ke sana? (Part II)

Inilah Nama-Nama Daerah yang Unik di Indonesia. Sudah Pernah ke sana? (Part II)

Ciungtips

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Indonesia adalah negara yang sangat besar. Mungkin karena saking besarnya, terkadang kita tidak tahu kalau ternyata ada nama-nama desa yang unik. Nama-nama desa tersebut justru membuat kita bertanya-tanya dan sedikit menjadi bahan bercanda.

Di bawah ini, ada nama-nama Desa yang sangat unik bagi orang yang baru tahu. Berikut adalah daftarnya :

6. Desa Kebocoran

Desa yang berada di Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, ini memiliki nama yang unik. Penamaan desa-desa di Kabupaten Banyumas tidak dapat dilepaskan dari cerita rakyat Babad Kamandaka. Babad Kamandaka adalah kisah jaman kerajaan yang menceritakan perjuangan Raden Banyak Catra, diyakini sebagai putra Prabu Siliwangi, Raja Pajajaran.

7. SD Negeri Bokong

Caption

Nama sebuah sekolah dasar negeri di daerah Sonoharjo, Margokaton, Yogyakarta ini memang tidak lazim. Kata Bokong jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia berarti pantat. Salah seorang guru di sekolah dasar tersebut, Mulyati, mengungkapkan bahwa nama SD Bokong itu berasal dari nama desa tempat sekolah tersebut didirikan. “Dulu desa ini bernama Desa Bokong tapi sekarang sudah berganti dengan nama desa Sonoharjo”

8. Desa Kandangsapi

Caption

Kandang Sapi adalah desa di kecamatan Jenar, Sragen, Jawa Tengah. Meskipun namanya Desa Kandangsapi, tapi sepertinya tidak terlihat seperti kandang ya kawan?

9. Desa Tutup

Caption

Desa Tutup adalah desa di kecamatan Tunjungan, Blora, Jawa Tengah. Meskipun memiliki nama Tutup, desa ini akan selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin berkunjung. Bahkan desa yang luasnya 312.30 Hektar ini memiliki situs resmi sendiri. Hebat juga ya?

--

Diambil dari berbagai sumber

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga5%
Pilih SedihSedih5%
Pilih SenangSenang32%
Pilih Tak PeduliTak Peduli11%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi37%
Pilih TerpukauTerpukau11%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Literasi Bahagia: Solusi Mahasiswa UM Atasi Citra Bahagia Semu di Media Sosial Sebelummnya

Literasi Bahagia: Solusi Mahasiswa UM Atasi Citra Bahagia Semu di Media Sosial

Kerupuk Melarat Cirebon, Camilan Unik yang Digoreng Tanpa Minyak Selanjutnya

Kerupuk Melarat Cirebon, Camilan Unik yang Digoreng Tanpa Minyak

Fachrezy Zulfikar
@fachrezy

Fachrezy Zulfikar

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.