Mland Milk, Susu Lamtoro Inovasi Mahasiswa IPB University

Mland Milk, Susu Lamtoro Inovasi Mahasiswa IPB University

Susu lamtoro © IPB

Indonesia sebagai negara biodiversitas memiliki potensi pangan berlimpah. Namun, potensi pangan lokal tersebut jarang termanfaatkan dengan baik, bahkan hampir terlupakan.

Salah satu pangan lokal yang hampir terlupakan adalah lamtoro atau petai Cina. Lamtoro yang biasanya dijadikan tempe atau sering disebut sebagai tempe mlanding, memiliki kandungan gizi tinggi.

Selain kedelai, bahan dasar lainnya yang dapat digunakan untuk membuat susu non-dairy adalah biji lamtoro atau petai Cina, yang sebagian masyarakat menyebutnya “mlanding”. Mlanding ini bisa diolah menjadi minuman susu nabati padat gizi. Sebab, susu dikenal sebagai makanan padat zat gizi.

Lamtoro dapat difermentasi menjadi tempe agar nilai gizinya meningkat. Oleh karena itu, tempe lamtoro sangat berpotensi menjadi susu non dairy yang padat gizi.

Hal ini yang membuat mahasiswa IPB University dari Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia (Fema) yaitu Tiffany Kusuma, Julina, dan Salsabila Nadien terdorong untuk membuat inovasi produk berupa susu tempe mlanding dengan menggunakan berbagai formula sebagai susu alternatif yang tinggi protein dan padat zat gizi.

Ide tersebut disalurkan dalam Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Penelitian (PKM-P) yang berjudul “Mland-Milk: Susu Non-Dairy Tinggi Protein dan Omega 3 dari Tempe Mlanding ‘Sumber Protein Terlupakan’” di bawah bimbingan Dr arg. Eny Palupi, STP, MSc dari Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB University.

Menurut Tiffany, kandungan gizi dan manfaat susu sangat potensial untuk dikembangkan, namun produksi susu dalam negeri masih sangat rendah, padahal kandungan gizinya sangat tinggi.

“Hal ini perlu diatasi dengan menggunakan bahan pangan lokal sebagai alternatif pengganti susu dari sapi dan kedelai. Salah satunya adalah lamtoro atau petai Cina. Saya tertarik untuk menganalisis kandungan gizi lamtoro yang dijadikan susu dengan terlebih dahulu dilakukan proses fermentasi,” ujar Tiffany selaku ketua tim. Penambahan kacang kenari pada produk susu juga dilakukan untuk memperkaya kandungan gizi susu.

Berdasarkan hasil penelitian, dalam seratus gram Mland Milk mengandung lemak 66,1 gram, protein 25,4 gram dan karbohidrat 4 gram. Mland Milk juga memiliki kandungan omega 3 sebanyak 356 miligram dan omega 6 sebanyak 7325 miligram. Rasa Mland Milk ini manis gurih, namun ada sedikit aftertaste khas mlanding.

“Dari penelitian ini harapannya dapat dihasilkannya produk susu dengan formulasi tempe mlanding (Mland Milk) sebagai pangan alternatif tinggi protein dan padat energi,” tambah Tiffany. (YDI/ris)

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

Inilah Nama-Nama Daerah yang Unik di Indonesia. Sudah Pernah ke sana? (Part II) Sebelummnya

Inilah Nama-Nama Daerah yang Unik di Indonesia. Sudah Pernah ke sana? (Part II)

Bagaimana Nasib Ponsel Ilegal di Indonesia? Ini bocoran Aturan dari Kemenkominfo! Selanjutnya

Bagaimana Nasib Ponsel Ilegal di Indonesia? Ini bocoran Aturan dari Kemenkominfo!

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.