Inilah Ragam Kuliner Khas Kota Palu

Inilah Ragam Kuliner Khas Kota Palu

Palumara, kuliner khas Palu © Selera Nusantara

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Tak hanya terkenal akan kuliner es palu buntungnya saja, Kota Palu memiliki sejuta kuliner yang tak kalah enak. Kuliner-kuliner tersebut merupakan makanan khas yang berasal dari Kota Palu sendiri. Dari olahan ikan, sayur serta kue ikut meramaikan dunia kuliner yang ada di kota tersebut.

Aneka kuliner yang tersaji memiliki cita rasa tersendiri yang menjadikan makanan tersebut berbeda dari makanan khas kota lainnya. Adapun beberapa makanan dan minuman khas Kota Palu yang wajib dicoba antara lain:

Kaledo

Kaledo l Sumber: Tempo.co

Makanan pertama yang wajib dicoba ketika mengunjungi Kota Palu yakni kaledo. Makanan yang terbuat dari tulang sumsum ini memiliki cita rasa pedas dan asam. Bumbu-bumbu yang digunakan berasal dari bumbu alami sehingga membuat kaledo memiliki rasa yang lezat dan sehat bagi tubuh. Selain bumbu, bagian tulang sumsumnya pun dipilih dari sapi pilihan. Kaledo ini akan lebih nikmat jika disantap saat masih panas.

Palumara

Palumara l Sumber: selerasa.com

Merupakan sup ikan yang terbuat dari olahan ikan laut seperti ikan bandeng, kakap, dan ikan tongkol. Palumara memiliki cita rasa pedas dan asam, rasa ini diperoleh dari pencampuran cabe keriting dan dari buah asam muda. Kuah palumara memiliki tekstur yang lebih kental dibanding sup pada umumnya.

Tabaro Dange

Tabaro Dange l Sumber: Indonesiakaya.com

Makanan ini biasa disebut masyarakat sekitar dengan nama depa. Tabaro dange terbuat dari campuran sagu dan kelapa parut yang diberi tambahan isi di dalam adonan. Terdiri dari dua macam yakni gula merah atau ikan.

Makanan ini merupakan makanan tradisional masyarakat Palu yang masih ada hingga saat ini. Pembuatan tabaro dange dibuat dengan cara yang unik yakni menggunakan tungku dan belaga yang terbuat dari tanah liat.

Lalampa

Lalampa l Sumber: Merahputih.com

Makanan yang mirip dengan lemper ini terbuat dari tepung beras ditambah dengan isian ikan cakalang. Lalapa biasa dibungkus dengan daun pisang kemudian dibakar. Hal ini tentu membuat lalapa memiliki aroma yang khas dan sedap.

Kue Broncong

Kue Broncong l Sumber: makassarkuliner.com

Tak hanya sajian kuliner makanan berat saja, kota Palu juga memiliki kue khas, salah satunya yakni kue broncong. Kue ini terbuat dari campuran terigu, kelapa muda, gula, dan tambahan ragi. Memiliki bentuk seperti pukis, pembuatan kue broncong ini menggunakan kayu bakar untuk memasaknya.

Kue Tetu

Kue Tetu l Sumber: Cookpad.com

Makanan ini terbuat dari adonan tepung terigu yang dicampurkan dengan gula dan santan sehingga menghasilkan cita rasa manis. Dikukus dengan menggunakan cetakan daun pandan, kue ini biasa dijumpai saat musim lebaran. Seiring berkembangan zaman, kue tetu menambah varian rasa lain seperti durian.

Saraba

Saraba l Sumber: Dimanaaja.com

Terlepas dari makanan, Kota Palu juga memiliki minuman khas yakni saraba. Minuman ini sekilas mirip wedang jahe yang memiliki rasa pedas namun segar. Minuman ini sangat cocok diminum ketika musim hujan sebagai penghangat tubuh.

Kuliner-kuliner yang tersaji diatas juga dapat kalian jumpai di kawasan Makassar. Karena lokasi Palu dan Makassar yang berdekatan sehingga kuliner khas dari kedua kota tersebut pun tak berbeda jauh.

Catatan kaki: tempatwisataindonesia.id l detik.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Tembang Macapat, Penuh Filosofi Kehidupan Sebelummnya

Tembang Macapat, Penuh Filosofi Kehidupan

Kontingen Garuda UNIFIL Bantu Korban Ledakan Beirut, Lebanon Selanjutnya

Kontingen Garuda UNIFIL Bantu Korban Ledakan Beirut, Lebanon

Atika Puji
@atikaapjpw

Atika Puji

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.