Terangnya Hari Kemerdekaan RI Menerangi Desa Jongbiru

Terangnya Hari Kemerdekaan RI Menerangi Desa Jongbiru

foto © dodik

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo menerangi sepanjang jalan. Tercatat 25 RT dan 6 RW kompak mulai 1 Agustus lalu memasang berbagai pernak pernik bertemakan Hari Kemerdekaan.

Selain ornamen lampu hias, bendera merah putih, dan umbul-umbul meramaikan kondisi sepanjang jalan Desa Jongbiru. Bendera-bendera dipasang tepat di depan rumah, sedangkan umbul-umbul lebih mendekat dengan badan jalan.

Serka Samsuri yang notabene berstatus warga Desa Jongbiru, tak mau ketinggalan ikut menghiasi ornamen-ornamen lampu hias tepat di depan rumahnya, Sabtu (10/8). Pemasangan ornamen lampu tersebut tak luput dari himbauan Kepala Desa Jongbiru, Nur Raikan.

“Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, seluruh warga Desa Jongbiru diwajibkan memasang bendera merah putih di depan rumahnya masing-masing mulai tanggal 1 Agustus,” kata Nur Raikan.

Lebih lanjut, pemasangan umbul-umbul disesuaikan dengan panjang jalan, dikarenakan tiap-tiap RT tidak sama. Ada yang berada di dekat badan jalan dan ada yang masuk kedalam pemukiman warga.

Ornamen lampu sepanjang jalan, dijelaskan Nur Raikan, dilakukan masing-masing RT menyesuaikan kesadaran warga setempat, sedangkan untuk tingkat RW, gapura-gapura dihias dengan ornamen lampu menyesuaikan bentuk bangunannya.

Sementara itu, Kasi Kesra Desa Jongbiru, Abdulrohman menjelaskan seputar pemasangan ornamen-ornamen lampu yang ada di tiap-tiap rumah warga. Menurutnya, pemasangan ornamen lampu tergantung kemampuan masing-masing warga dan bebas sesuai kreatifitasnya.

Khusus untuk tingkat RT, ada 25 blok ornamen lampu, dan blok itu menyesuaikan jumlah RT yang ada di Desa Jongbiru, sedangkan tingkat RW, ada 6 gapura yang dihiasi berbagai ornamen lampu, dan gapura itu menyesuaikan jumlah RW yang ada di desa tersebut.

Dari pantauan di lapangan, kondisi sebelum bulan Agustus dibanding saat ini, sangat kontras perbedaannya. Sebelum bulan Agustus lalu, kondisi sepanjang jalan terlihat kurang terang, berbeda kondisi saat ini, sepanjang jalan terlihat terang benderang.

Selain itu, bendera maupun umbul-umbul yang terpasang didepan rumah warga maupun sepanjang jalan, seakan merubah suasana desa yang semula biasa-biasa saja menjadi meriah.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Pecahkan Rekor MURI, Presiden Jokowi Resmikan Gedung Baru Sekretariat ASEAN Sebelummnya

Pecahkan Rekor MURI, Presiden Jokowi Resmikan Gedung Baru Sekretariat ASEAN

Setelah 9 Tahun Berjuang, Akhirnya Kaldera Toba Diakui UNESCO Global Geopark Selanjutnya

Setelah 9 Tahun Berjuang, Akhirnya Kaldera Toba Diakui UNESCO Global Geopark

Dodik Suwarno
@dodiksuwarno7

Dodik Suwarno

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.