Ragam Mesin Pencetak Hingga Penghancur Uang di Museum Bank Indonesia

Ragam Mesin Pencetak Hingga Penghancur Uang di Museum Bank Indonesia
info gambar utama

Surabaya merupakan kota yang penuh akan sejarah. Maka dari itu, tak heran jika di kota ini banyak berdiri museum-museum yang kaya akan informasi sejarah. Adapun beberapa museum yang ada di Surabaya antara lain museum Sepuluh November, Monumen Kapal Selam, Museum Bank Indonesia, dan masih banyak lagi.

Salah satu museum yang akan dibahas pada artikel kali ini yaitu Museum Bank Indonesia atau yang biasa disebut De Javasche Bank. Museum ini berisi segala informasi mengenai uang, dari informasi jenis uang hingga pembuatan pun tersedia di museum ini.

Tak kalah menarik, di museum ini pun juga tersedia beberapa mesin pencetak hingga penghancur uang yang digunakan pada zaman dahulu. Adapun beberapa mesin yang terdapat di De Javasche Bank antara lain:

Mesin pond

mesin pond l Sumber: Atika puji
info gambar

Digunakan sebagai mesin pemusnahan uang kertas yang sudah tidak layak edar seperti salah satunya uang cacat. Cara kerja mesin ini yakni dengan memotong berbentuk bintang yang berguna sebagai pemberian tanda tidak berharga.

Mesin ini terbuat dari besi dan memiliki empat kaki penopang. Dapat bekerja dengan menggunakan daya elektronik sebesar 220/380 Volt, 4 Ampere, 900 Watts. Untuk sekali beroperasi, mesin ini dapat langsung melubangi hingga 100 lembar uang kertas sekalipun. Mesin ini digunakan berkisar antara tahun 1970 hingga 1991.

Mesin hitung uang logam

Mesin hitung uang logam l Sumber: Atika puji
info gambar

Mesin ini berguna sebagai alat penghitung uang logam. Namun tak semua uang logam dapat dicampurkan dalam mesin ini. Mesin ini hanya dapat menghitung uang logam dengan nominal sama dan dengan ketebalan yang sama pula. Setelah uang logam dimasukkan ke dalam mesin maka jumlah uang logam yang telah terhitung akan muncul pada layar yang terdapat di mesin.

Perforator

perforator l Sumber: Atika puji
info gambar

Berfungsi untuk melubangi kertas, alat ini terbuat dari besi yang pada bagian atasnya terdapat tuas yang ujungnya memiliki bentuk bulat seperti bola berwarna hitam yang berfungsi untuk memberi tekanan pada besi-besi yang terdapat pada bagian bawah tuas tersebut.

Mesin hitung uang kertas

mesin hitung uang kertas l Sumber: Atika puji
info gambar

Berguna sebagai alat hitung uang kertas, mesin ini digunakan sejak tahun 1980 hingga 2005. Seiring berjalannya waktu, alat ini tetap banyak digunakan di sebagian bank-bank yang ada di Indonesia namun bentuknya sudah berevolusi menjadi lebih modern.

Mesin perusak uang kertas

Mesin perusak uang kertas l Sumber: Atika puji
info gambar

Berbeda dengan mesin pond, mesin ini menghancurkan uang kertas yang sudah tidak layak edar dengan memasukkan uang tersebut ke dalam kotak kaca, kemudian uang akan dirajang oleh pisau yang ada di dalam kotak tersebut. Uang yang telah terpotong halus kemudian akan dimusnahkan dengan cara dibakar.

Mesin cvcs

mesin CVCS l Sumber: Atika puji
info gambar

Mesin ini berfungsi sabagai pemilah atau sortir kelayakan uang. Tak hanya itu, mesin ini juga dapat menghitung, meracik, dan mendeteksi keaslian uang.

Mesin sortasi, dan peracik uang kertas

Sumber: letsgo2museum
info gambar

Mesin ini juga berguna sebagai penghitung dan penyortir uang kertas yang berasal dari luar Bank Indonesia. Jika uang kertas tersebut dianggap tidak layak, maka mesin ini dapat melakukan penghancuran sekaligus terhadap uang kertas tersebut.

Mesin kliring

mesin kliring l Sumber: Atika puji
info gambar

Mesin ini biasa digunakan untuk melakukan transaksi antara dua ataupun lebih ke bank yang berbeda.***



Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AP
GI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini