AIESEC dan Komunitas Pemuda Surabaya Menyuarakan Bahaya Sampah Plastik di Masa Mendatang

AIESEC dan Komunitas Pemuda Surabaya Menyuarakan Bahaya Sampah Plastik di Masa Mendatang

Rampok Sampah Plastik © AIESEC in Surabaya

Minggu pagi (4/8) berbagai komunitas bersama-sama berkontribusi untuk lingkungan yang diselenggarakan oleh salah satu program AIESEC. Mengangkat tema Rampok Sampah Plastik, kegiatan ini dilaksanakan di Kebun Binatang Surabaya. Kegiatan ini didukung oleh berbagai komunitas seperti EQWiP HUBs, UNTAG, UN Habitat, Nol Sampah dan Natural School.

Salah satu program dari AIESEC yang bernama Bring the Happiness Low Education merupakan bentuk kontribusi dari pemuda dunia untuk Surabaya. Pada program ini, para pelajar asing dari berbagai negara sepakat untuk berbagi manfaat kepada teman-teman di Surabaya, terutama mereka yang belum mendapat banyak edukasi.

Berbagai cara dilakukan oleh para partisipan, salah satunya adalah dengan mengadakan kampanye tentang bahaya penggunaan plastik untuk masa yang akan datang.

Foto 1: Kampanye Rampok Sampah Plastik di Kebun Binatang Surabaya (4/8)

Lewat kegiatan ini para partisipan meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya sampah plastik yang akan muncul di masa yang akan datang. Lewat aksi ini pula, para komunitas yang telah berkontribusi berharap masyarakat dapat mengelola sampah plastik dengan lebih bijak.

Tidak hanya itu, kegiatan ini ditutup dengan kegiatan penanaman bibit di Kebun Binatang Surabaya. Kegiatan ini dilakukan untuk memberi simbol bahwa tidak hanya mencegah kerusakan lingkungan di masa yang akan datang, tetapi juga memperbaiki lingkungan di masa yang akan datang.

Mengenai AIESEC dan Bring the Happiness Low Education

AIESEC merupakan suatu organisasi pemuda internasional yang hadir di lebih dari 126 negara, salah satunya di Indonesia. Di Surabayasendiri, AIESEC telah berdirisejak tahun 2000 dan tersebar di 6+universitas. AIESEC hadir sebagai platformpengembangan kepemimpinan pemuda melalui beragam program pertukaran seperti Global Volunteer, Global Entrepreneur, dan Global Talent. Selain itu AIESEC juga turut mengembangkan pemuda di luar anggotanya melalui kegiatan aktivasi seperti Global Village, Impact Circle, dan juga beragam proyek sosial yang dapat diikuti oleh pemudalokal dan asing.

Bring the Happiness Low Educationmerupakan salah satu program yang terdapat dalam Global Volunteer. Dalam program ini para partisipan dari luar negri menjalankan serangkaian kegiatan selama enam minggu. Diantaranya mengajar di sekolah-sekolah yang telah menjalin hubungan baik dengan AIESEC di Surabaya. Beberapa sekolah yang telah berkolaborasi bersama AIESEC adalah SD Bina Putra Mulia, SD Ahmad Yani, dan SD Ana Maritim. Kedepannya diharapkan murid-murid dari sekolah tersebut dapat lebih memahami bahasa asing terutama karena bantuan dari teman-teman partisipan dari luar negri.

END

Untuk informasi lebih lanjut mengenai AIESEC dan kegiatan Walk for SDGs silakan hubungi Local Committee Vice President ofPublic Relations AIESECin Surabaya, Nabila Ghaisani, di nomor 087765144523atau melalui e-mail di nabila.ghaisani@aiesec.net.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Tanoto Foundation Kembangkan Modul II Berkarakter Mata Pelajaran Sebelummnya

Tanoto Foundation Kembangkan Modul II Berkarakter Mata Pelajaran

Sang Dadak Merak-pun Pukau Masyarakat Belanda Selanjutnya

Sang Dadak Merak-pun Pukau Masyarakat Belanda

1 Komentar

  • arinal

    bahayanya plastik, go check : http://fst.unair.ac.id/penggunaan-plastik-berlebih-tingkatkan-risiko-diabetes-mellitus/

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.