Inilah Daftar Kampus Terbaik versi Kemenristekdikti tahun 2019

Inilah Daftar Kampus Terbaik versi Kemenristekdikti tahun 2019
info gambar utama

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menerbitkan peringkat atau kalsterisasi Perguruan Tinggi Indonesia di 2019. Klasterisasi ini dilakukan untuk merincikan kualitas perguruan tinggi di Indonesia.

Kemenristekdikti melakukan pemetaan perguruan tinggi indonesia dengan landasan untuk perbaikan perguruan tinggi dan kesehatan organisasi.
Hal yang dilakukan adalah pemetaan perguruan tinggi Indonesia dengan membangun landasan klasterisasi perguruan tinggi untuk perbaikan terus menerus, kesehatan organisasi, dan berdasarkan perinci untuk kepentingan pembinaan.

Dr Arif Satria selaku Rektor IPB University, bersama Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti), Mohammad Nasir. (sumber : IPB)
info gambar

"Pemeringkatan dan klasterisasi ini sangat penting sebagai bentuk evaluasi terhadap kinerja perguruan tinggi di Indonesia. Dengan adanya klasterisasi dan pemeringkatan ini diharapkan perguruan tinggi di Indonesia semakin baik, maju, dan mendunia," ujar Mohammad Nasir, selaku Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.


Berikut hasil klasterisasi perguruan tinggi di Indonesia, dikutip dari data Kemenristekdikti :

Daftar perguruan tinggi non-vokasi Indonesia 2019:

1.Institut Teknologi Bandung (skor 3.671 – klaster 1)
2.Universitas Gadjah Mada (skor 3.594 – klaster 1)
3.Institut Pertanian Bogor (skor 3.577 – klaster 1)
4.Institut Teknologi Sepuluh Nopember (skor 3.462 – klaster 1)
5.Universitas Indonesia (skor 3.401 – klaster 1)
6.Universitas Diponegoro (skor 3.207 – klaster 1)
7.Universitas Airlangga (skor 3.056 – klaster 1)
8.Universitas Hasanuddin (skor 3.036 – klaster 1)
9.Universitas Brawijaya (skor 2.948 – klaster 1)
10.Universitas Padjadjaran (skor 2.906 – klaster 1)
11.Universitas Andalas (skor 2.795 – klaster 1)
12.Universitas Sebelas Maret (skor 2.711 – klaster 1)
13.Universitas Sumatera Utara (skor 2.695 – klaster 1)
14.Universitas Telkom (klaster 2)
15.Universitas Pendidikan Indonesia (klaster 2)
16.Universitas Negeri Yogyakarta (klaster 2)
17.Universitas Islam Indonesia (klaster 2)
18.Universitas Negeri Semarang (klaster 2)
19.Universitas Negeri Malang (klaster 2)
20.Universitas Bina Nusantara (klaster 2)
Read more at https://www.ristekdikti.go.id/kabar/menristekdikti-umumkan-klasterisasi-perguruan-tinggi-indonesia-2019-fokuskan-hasil-dari-perguruan-tinggi/#pslH6AZzEcWdppRO.99

10 Perguruan Tinggi Vokasi Indonesia:
1.Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (skor 2.276 – klaster 2)
2.Politeknik Negeri Bandung (skor 2.037 – klaster 2)
3.Politeknik Negeri Malang (skor 1.867 – klaster 2)
4.Politeknik Negeri Semarang (skor 1.756 – klaster 2)
5.Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (skor 1,720 – klaster 2)
6.Politeknik Negeri Ujung Pandang (skor 1.587 – klaster 3)
7.Politeknik Negeri Jakarta (skor 1.582 – klaster 3)
8.Politeknik Negeri Padang (skor 1.582 – klaster 3)
9.Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (skor 1.565 – klaster 3)
10.Politeknik Negeri Bali (skor 1.498 – klaster 3)
11.Politeknik Negeri Manado (klaster 3)
12.Politeknik Negeri Sriwijaya (klaster 3)
13.Politeknik Caltex (klaster 3)
14.Politeknik Negeri Medan (klaster 3)
15.Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (klaster 3)
16.Politeknik Negeri Lampung (klaster 3)
17.Politeknik Indonusa Surakarta (klaster 3)
18.Politeknik Negeri Lhokseumawe (klaster 3)
19.Akademi Akuntansi YKPN (klaster 3)
20.Politeknik Negeri Madiun (klaster 3)
Read more at https://www.ristekdikti.go.id/kabar/menristekdikti-umumkan-klasterisasi-perguruan-tinggi-indonesia-2019-fokuskan-hasil-dari-perguruan-tinggi/#pslH6AZzEcWdppRO.99

3 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik:
1. Universitas Telkom
2. Universitas Islam Indonesia
3. Universitas Bina Nusantara

--

Sumber : SindoNews, Okezone, ITB.ac.id, ristekdikti.go.id

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini