Teknologi Terbaru Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Teknologi Terbaru Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Ilustrasi kereta cepat Jakarta-Bandung © Sumber: Teknologi.id

Kereta berkecepatan tinggi Jakarta-Bandung akan menerapkan kereta berkecepatan tinggi generasi terbaru dengan teknologi modern, yaitu CR400AF, yang merupakan hasil pengembangan tipe CRH380A oleh Qingdao Sifang CRRC.

CR400AF memiliki lebar 3,36 meter dan ketinggian 4,05 meter dengan panjang kepala kereta 27,2 meter dan kereta menengah sepanjang 25 meter.

Chandra Dwiputra, Presiden Direktur PT Kereta Cepat Indonesia China, mengatakan dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Senin (17/6/2019), bahwa CR400AF memiliki dimensi lebih besar dari tipe sebelumnya.

Selain lebih dapat diandalkan, CR400AF juga memiliki periode penggunaan yang lebih lama lebih dari 30 tahun (sejak bertahun-tahun produksi) dan biaya perawatan yang lebih rendah.

ilustrasi kereta cepat | Sumber: AyoBandung.com

Tidak seperti tipe sebelumnya, CR400AF dirancang untuk beroperasi di empat iklim, salah satunya adalah dalam iklim tropis dengan suhu tinggi dan kondisi kelembaban seperti di Indonesia.

Setiap seri CR400AF memiliki dua "penangkal petir" untuk meningkatkan keamanan terhadap sambaran petir, terutama pada sisi peralatan tegangan tinggi.

Chandra menambahkan bahwa selain dapat beroperasi di iklim tropis dan cuaca ekstrem, CR400AF juga dipastikan akan dapat menghadapi kondisi geografis lintasan Jakarta - Bandung yang cenderung menanjak.

"Dengan kekuatan masing-masing sirkuit mencapai 9750 kW, CR400AF mampu memberikan akselerasi yang lebih baik ketika melewati trase pada ketinggian 30 per mil," terangnya.

Dalam keadaan darurat, CR400AF dapat digunakan sebagai penarik kereta lainnya bahkan dalam gradien atau ketinggian 12 per mil.

CR400AF dilengkapi dengan dua rem darurat, yang pertama disebut EB Rem Darurat yang bekerja berdasarkan perintah pengendali pengemudi, fasilitas rem darurat penumpang dan kewaspadaan kontrol pengemudi. Rem darurat kedua disebut Rem Darurat UB yang akan aktif berdasarkan fungsi Automatic Train Protection (ATP), deteksi jarak antara kereta api dan ketika daya kereta mati / tidak bekerja.

Dengan dua sistem rem darurat ini, CR400AF "Ia menawarkan tingkat keamanan yang lebih tinggi untuk melindungi kereta ketika terjadi kesalahan sistem atau kesalahan manusia." Serangkaian kereta CR400AF terdiri dari delapan gerbong dengan komposisi empat gerbong bermotor dan empat gerbong tanpa sepeda motor," katanya.

CR400AF 2017 | Sumber: Stuff.co.nz

Dengan komposisi ini, kereta CR400AF memiliki kecepatan desain hingga 420 km / jam dan kecepatan operasional 350 kilometer / jam.

Meski berkecepatan tinggi, dari sisi kenyamanan CR400AF memiliki kebisingan kabin yang lebih rendah sehingga dapat mengurangi getaran dan suara di kereta lebih optimal.

Dengan kecepatan tinggi seperti itu, Kereta Cepat CR400AF Indonesia akan menempuh jarak 142,3 km Jakarta - Bandung hanya dalam 36 menit untuk perjalanan langsung, hingga 46 menit ketika berhenti di setiap stasiun. Sebagai informasi, di sepanjang rute Kereta Cepat Jakarta - Bandung akan ada empat pemberhentian, yaitu Halim, Karawang, Walini, dan Tegalluar.

Menawarkan teknologi modern yang dapat mempersingkat waktu, harga tiket menjadi perhatian khusus dan merupakan salah satu faktor penting dalam bisnis transportasi massal. Namun, harga tiket kereta cepat masih ditinjau sampai beroperasi pada tahun 2021.

"Berdasarkan hasil studi kelayakan, nilai layak untuk tiket Kereta Cepat Jakarta Bandung mulai dari kisaran 16 dolar Amerika Serikat, tetapi tentu saja secara resmi , penetapan tarif akan ditentukan kemudian setelah studi komprehensif ketika KCJB akan mulai beroperasi dengan memperhatikan berbagai aspek ekonomi, daya beli masyarakat pada tahun 2021 dan juga setelah persetujuan dari regulator," kata Chandra.


Catatan kaki: Netral English

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Menggugat Cara Kita Merayakan Hari Proklamasi Sebelummnya

Menggugat Cara Kita Merayakan Hari Proklamasi

Indonesia dan Brunei (Mungkin) Saling Iri Selanjutnya

Indonesia dan Brunei (Mungkin) Saling Iri

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.