Pulau Kakaban, Bersih Tanpa Bangunan

Pulau Kakaban, Bersih Tanpa Bangunan
info gambar utama

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia tentunya menyimpan keindahan yang belum tentu dimiliki negara lain. Berdasarkan informasi Kementerian Dalam Negeri Tahun 2018 dalam Buku Statistik Indonesia 2018 jumlah pulau di Indonesia mencapai 16.056 pada 2017.

Salah satu pulau eksotis milik Ibu Pertiwi yang wajib dikunjungi adalah Pulau Kakaban. Pulau Kakaban memiliki luas 774,2 hektare yang merupakan bagian dari Kepulauan Derawan, Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Di pulaunya terdapat danau unik dengan nama yang sama, Danau Kakaban. Air danau berasal dari air hujan dan rembesan air laut dari pori-pori tanah.

Komposisi tersebut menghasilkan suatu habitat endemik sehingga ekosistem Danau Kakaban berbeda dengan danau lain di dunia. Danau Kakaban menjadi tempat hidupnya ribuan ubur-ubur mini yang berevolusi. Ubur-ubur tersebut berjenis Golden Jellyfish dan Moon Jellyfish. Warna-warnanya juga menarik dari jingga, kemerah-merahan, putih, hingga ungu muda.

Seorang penyelam di Pulau Kakaban bermain dengan ubur-ubur tak menyengat | Foto: phinemo.com
info gambar

Kawan GNFI harus menempuh perjalanan sejauh 500 meter dengan medan menanjak sekitar 45 derajat. Jalurnya merupakan jembatan ulin rapi. Bila ingin berenang di danau tersebut, terdapat sejumlah aturan yang harus ditaati. Pemakaian sunblock atau krim apapun dilarang karena berisiko mencemari habitat ubur-ubur sehingga membunuh kehidupan mereka.

Tidak menggunakan alat bantu renang seperti kaki katak karena dikhawatirkan melukai ubur-ubur. Tidak memegang atau mengangkat ubur-ubur dari air karena ubur-ubur akan kehilangan keseimbangan. Ketika akan berenang di danau tidak masuk dengan cara melompat karena bisa mengenai ubur-ubur bahkan membunuhnya.

Pulau Kakaban tanpa bangunan | Foto: travellingyuk.com
info gambar

Keindahan Pulau Kakaban bukan hanya karena topografinya, tapi karena sikap manusianya yang disiplin dalam menjaga lingkungan. Agus Tantomo sebagai Wakil Bupati Berau telah menegaskan bahwa Pulau Kakaban tidak boleh tercemar oleh sampah apapun. Kebersihan tersebut dijaga oleh warga Payung-payung secara swadaya.

Warga Payung-payung juga senantiasa mengawasi kebersihan Pulau Kakaban. Mengutip dari Mongabay.co.id “Sudah banyak investor yang datang kerja sama mendirikan penginapan atau resort di Kakaban, kami tolak. Itu dilarang, jangan! Karena pasti akan merusak ekosistem dan keindahan pulau purbakala tersebut,” pungkas Agus.

Silakan berkunjung ke Pulau Kakaban, jangan nyampah, berliburlah dengan elegan!

Sumber: databoks.katadata.co.id | wikipedia.org | Mongabay.co.id

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan. Artikel ini dilengkapi fitur Wikipedia Preview, kerjasama Wikimedia Foundation dan Good News From Indonesia.

NC
AI
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini