Serupa Cireng Namun Tak Sama

Serupa Cireng Namun Tak Sama

Bonggolan Makanan Khas Gresik © Disparbud.gresikkab

Sekilas bonggolan memang mirip dengan cireng namun, itu bukanlah cireng melainkan Bonggolan. bagi anda yang masih awam dengan makanan tersebut mungkin anda bisa mencobanya. Bonggolan berasal dari Kota Gresik.

Bonggolan sendiri adalah makanan olahan yang terbuat dari ikan dan berbentuk lonjong yang biasanya dibungkus dengan daun pisang dan dilapisi dengan tepung kanji yang sudah dicampur dengan bawang putih. Bonggolan ini banyak kita jumpai di daerah Kota Gresik terutama daerah pesisir.

Bonggolan sendiri memang sekilas mirip dengan Cireng, namun yang membuat beda adalah rasa khas aroma ikan yang begitu pekat. Bonggolan juga bisa dimakan langsung dan bisa juga digoreng.

Bonggolan diciptakan untuk mencukupi kebutuhan warga gresik saat itu | Sumber: Anakgresikasli.com

Harga yang dijual pun bervariasi mulai dari Rp 6000 sampai Rp 8000. Sejarah Bonggolan sendiri bermula dari masyarakat di daerah utara kota Gresik, tepatnya di Kecamatan Sidayu.

Dahulu warga Sidayu kebanyakan bekerja sebagai nelayan dan memiliki usaha ikan. Berawal dari ide penduduk sekitar yang mengolah kembali ikan hasil tangkapannya supaya tidak merugi dalam penjualan. Akhirnya dengan mencoba mencampurkan ikan dengan bahan yang sudah tersedia jadilah bulatan-bulatan kecil, panjang, dan berbentuk lonjong. Dari situlah penduduk setempat memberi nama Bonggolan yang diambil dari bahasa Jawa yaitu Bonggol.

Sumber: Gramha.Net

Usaha jajan yang dilakukan oleh warga setempat membuahkan hasil ikan-ikan yang semulanya tidak laku terjual akhirnya laris setelah diolah menjadi makanan. Cara membuat bonggolan relatif mudah hanya membutuhkan bahan-bahan seperti ikan yang sudah diiris tipis, bawang putih, tepung kanji, air panas, dan garam.

Bagaimana mungkin sudah tergamabar difikiran untuk mencobanya?

Bagi yang ingin tahu rasanya bisa kunjungi Kota Gresik.

Catatan Kaki: lifestyle.okezone.com | disparbud.gresikkab.go.id

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Good News From Indonesia Aditya Jaya Iswara

Pemberian Ulos, Bentuk Kasih Sayang dan Rasa Hormat Keluarga Batak Sebelummnya

Pemberian Ulos, Bentuk Kasih Sayang dan Rasa Hormat Keluarga Batak

Indonesia dan Brunei (Mungkin) Saling Iri Selanjutnya

Indonesia dan Brunei (Mungkin) Saling Iri

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.