Batik Lontara Khas Makassar Merajai Pasar Internasional

Batik Lontara Khas Makassar Merajai Pasar Internasional

Batik Lontara adalah batik khas Makassar © TribunTimur

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Sejarah perkembangan batik memang sudah tercatat dalam UNESCO sejak tahun 2009 dan menetapkan batik menjadi warisan budaya Indonesia sudah menjadi ciri khas bangsa ini. Ada banyak corak-corak batik yang ada di Indonesia seperti mega mendung, flora fauna, aksara dan masih banyak lagi. batik juga sudah menjadi mendunia seperti, batik corak aksara lontara khas Makassar.

Motif Batik Lontara diambil dari aksara lontara: Sumber | Instaphenomenons.me

Aksara Lontara sendiri adalah aksara tradisional masyarakat khas Bugis dan Makassar. Sejarah mencatat bahwa, Lontara adalah perkembangan tulisan Kawi yang digunakan di kepulauan Indonesia sekitar tahun 800-an. Ada cerita lain menyebutkan bahwa tulisan lontara berdasarkan pada tulisan Renjang dari Sumatera Selatan karena adanya kesamaan grafis di antara dua tulisan tersebut.

Dikutip dari Kompas.tv corak lontara sendiri adalah yang mewakili empat etnis di Sulawasesi Selatan seperti Bugis, Makassar, Toraja, dan Mandar yang semuanya menggunakan aksara tersebut. Kemunculan motif lontara pada batik Makassar didasari keinginan untuk melestarikan huruf aksara lontara. Tujuannya untuk memperkenalkan kepada generasi muda supaya lebih mengenal dan memahami aksara lontara nantinya.

Motif aksara lontara sendiri masih sulit untuk diaplikasikan karena aksara lontara sendiri mempunyai aturan dan ketentuan pada penulisannya. Perubahan bentuk pada penulisan aksara lontara sendiri dapat mengubah makna asli dalam penulisan aksara lontara. Batik Makassar hanya menggunakan motif aksara lontara tanpa ada tambahan motif lainnya.

Batik lontara sendiri dibuat dengan cara ditulis atau lebih dikenal dengan batik tulis. Hingga kini batik lontara telah dipasarkan hingga mancanegara.

Catatan Kaki: Kompas.tv | Uns.ac.id | Wikipeda.id

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga33%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi33%
Pilih TerpukauTerpukau33%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Gadis Asal Surabaya Wakili Indonesia di KTT Perubahan Iklim PBB Sebelummnya

Gadis Asal Surabaya Wakili Indonesia di KTT Perubahan Iklim PBB

Melihat Sudut Pandang Desa di Indonesia Lewat Kongres Kebudayaan Desa Selanjutnya

Melihat Sudut Pandang Desa di Indonesia Lewat Kongres Kebudayaan Desa

chelsea sivana sofie maria
@chelseasivana

chelsea sivana sofie maria

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.