Keunggulan Pepaya California, Buah Asli Indonesia

Keunggulan Pepaya California, Buah Asli Indonesia

Budidaya pepaya california terbilang menjanjikan. Hal tersebut dibuktikan oleh salah seorang petani buah di Lamongan yang memiliki omzet 18 juta rupiah dari membudidaya pepaya california. © Kampus Tani

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Apakah kawan GNFI suka makan pepaya? Pepaya adalah salah satu buah yang tinggi akan kandungan gizi dan manfaat untuk kesehatan. Lantas, apakah kawan GNFI pernah mendengar tentang pepaya california? Apakah pepaya california adalah buah yang diimpor dari Amerika?

Jawabannya adalah bukan. Ternyata, pepaya california adalah buah asli, murni dari Indonesia, lho. Pepaya california merupakan buah hasil rekayasa genetika yang berhasil ditemukan oleh Prof. Dr. Ir. Sriani Sujiprihati, yang merupakan seorang ilmuan dari Pusat Kajian Buah Tropika di Institut Pertanian Bogor (IPB). Pepaya california diresmikan pada 3 Oktober 2010 oleh Menteri Pertanian saat itu yakni Dr. Soeswono.

Beliau adalah Prof. Sriani, penemu bibit unggul pepaya california yang sudah wafat pada tahun 2011. | Sumber pepayacalinablog

Sebelumnya, Prof. Sriani melakukan riset terhadap bibit-bibit buah di Indonesia, salah satunya bibit pepaya. Riset tersebut guna menemukan bibit buah unggulan. Berbekal bibit buah pepaya dari salah satu warga Bogor, yakni Pak Okim, Prof. Sriani melakukan riset selama tujuh tahun untuk melakukan rekayasa hingga menghasilkan pepaya unggulan, pepaya california.

Awal mulanya, pepaya tersebut bukan bernama pepaya california, melainkan pepaya callina. Lalu, darimana asal kata california disematkan pada pepaya tersebut?

Hal mendasari penggunaan kata california adalah tujuan branding. Pepaya california adalah nama yang diberikan oleh para pedagang pepaya callina. Nama pepaya california dianggap lebih menjual dan lebih menarik pembeli daripada menggunakan nama pepaya callina. Hingga akhirnya, pepaya california lah yang kini merajai pasar buah pepaya di Indonesia.

Budidaya pepaya california | Sumber cara budidaya tanaman

Selain karena namanya, pepaya california menjadi primadona bukan tanpa sebab. Bibit unggul yang ditemukan oleh Prof. Sriani menghasilkan buah pepaya yang lebih menjanjikan. Tanaman pepaya california sudah mulai berbunga pada usia 3 bulan dan buahnya dapat dipanen di usia 7 hingga 9 bulan. Tanaman ini dapat terus menerus berbuah hingga usia 4 tahun. Dalam satu tahunnya, pepaya california dapat dipanen hingga 4 kali. Menjanjikan bukan?

Tidak hanya itu, buah yang dihasilkan pun memiliki rupa yang menarik. Warna kulit pepaya california hijau cerah dan berwarna kekuningan di sekitar tangkainya ketika menjelang masak. Daging buahnya berwarna merah cerah dan tidak lembek. Lubang di dalam buahnya berbentuk bintang lima. Rasanya pun manis dan tahan hingga 5 hari tanpa bantuan pengawet.

Keunggulan-keunggulan itulah yang membuat banyak petani buah beralih untuk menanam pepaya california. Nah, apakah kawan GNFI tertarik untuk membudidaya pepaya california?


Catatan kaki: Bobo.grid.id | agrobuah.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga14%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli14%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi71%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Selain “Kota Batik”, Inilah Julukan Lain untuk Pekalongan Sebelummnya

Selain “Kota Batik”, Inilah Julukan Lain untuk Pekalongan

Guru Besar UGM Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Berhenti Merokok Selanjutnya

Guru Besar UGM Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Berhenti Merokok

Wihdi Luthfi
@wihdiluthfi

Wihdi Luthfi

1 Komentar

  • pepaya

    <a href="https://agrobuah.com">pepaya</a> Perusahaan kami sebagai penyedia layanan ini. Yuk yang mau penelitian tentang manfaat pepaya bisa berkunjung di kebun pepaya

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.