Tak Hanya Hujan Meteor, Dua Galaksi Tetangga bisa disaksikan di Langit Indonesia Oktober Ini

Tak Hanya Hujan Meteor, Dua Galaksi Tetangga bisa disaksikan di Langit Indonesia Oktober Ini

ICRAR

Langit di bulan September akan dihiasi dengan beberapa hujan meteor dan fenomena angkasa lainnya. Hujan meteor dan fenomena angkasa lainnya dapat disaksikan di wilayah Indonesia. Berikut adalah fenomena dan jadwalnya!

Sumber : swin.edu.au

4-5 Oktober 2019 : Small Magellanic Cloud (SMC) merupakan galaksi kerdil yang berada di dekat dengan Bimasakti. Galaksi kerdil tersebut terbentuk dari ratusan juta bintang dengan diameter mencapai tujuh ribu tahun cahaya (1 tahun cahaya setara 9,4 triliun kilometer)

Pada tanggal 4 hingga 5 Oktober 2019 adalah waktu yang tepat untuk menyaksikan galaksi tersebut. Kawan bisa melihat langit bagian selatan dengan menggunakan teleskop. SMC akan terlihat seperti gugusan bintang.

sumber : cshcourier

9 Oktober 2019 : Pada rasi bintang Draco akan memancarkan hujan meteor bernama Draconid. Hujan meteor ini dapat disaksikan dari 6-10 Oktober dengan puncak pada 9 Oktober 2019. Fenomena ini dapat diamati setelah Matahari tenggelam. Untuk melihatnya, kawan cukup mencari rasi bintang Vega di langit bagian utara.

Sumber : earthsky

11 Oktober 2019 : Hujan meteor Taurid bagian selatan akan terjadi pada 11 Oktober mendatang. Kawan dapat menyaksikan hujan meteor tersebut di titik awal Taurid yang berada pada rasi bintang Cetus pada pukul 1 malam. Akan ada 5 meteor yang jatuh perjamnya.

Sumber : wikipedia

15 Oktober 2019 : Selain SMC, Galaksi Triangulum juga dapat diamati pada tanggal 15 mendatang. Untuk mengamati galaksi tersebut, pastikan bahwa langit benar-benar gelap tanpa adanya polusi cahaya. Galaksi ini akan terlihat seperti spiral yang berwarna kemerah-merahan.

Sumber : merdeka.com

21 Oktober 2019 : Pada menjelang akhir bulan, Hujan Meteor Orionid berada pada fase puncaknya, yakni 21 Oktober 2019. Sekitar 25 meteor per jam akan melewati langit malam. Orionid mudah untuk diamati dengan cara mencari rasi bintang orion di langit bagian timur mulai pukul 10 malam.

--

Diambil dari berbagai sumber

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih25%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli25%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Rich Brian Berkolaborasi dengan Idol K-Pop di Lagu Terbarunya Sebelummnya

Rich Brian Berkolaborasi dengan Idol K-Pop di Lagu Terbarunya

Di Pasar Tradisional ini, Rupiah diganti dengan "Dhono" Selanjutnya

Di Pasar Tradisional ini, Rupiah diganti dengan "Dhono"

Akhina Z
@fachrezy

Akhina Z

Writer

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.