Menarget ke Pasar Muslim, LinkAja Rilis Berbasis Syariah November ini

Menarget ke Pasar Muslim, LinkAja Rilis Berbasis Syariah November ini

LinkAja Syariah dapat memajukan perekonomian masyarakat yang concern dengan sistem syariah

Setelah sukses diluncurkannya uang elektronik LinkAja, PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) akan meluncurkan fitur LinkAja berbasis Syariah. Peluncuran ini dijadwalkan pada bulan November 2019. Saat ini, Finarya sedang mengurus perizinan dari Bank Indonesia (BI) yang diperkirakan memakan waktu 45 hari.

LinkAja Syariah ini juga tekah mendapat sertifikasi Syariah dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Danu Wicaksana, selaku Direktur Utama Fintek Finarya, juga mengatakan bahwa perusahaan telah menunjuk Dewan Pengawas Syariah (DPS).

Sumber : Dailysocial

Danu juga menargetkan 1 juta pengguna untuk beralih ke LinkAja Syariah dari total 30 juta pengguna fitur yang berbasis konvensional.

Ada 3 perbedaan Utama fitur LinkAja Syariah dengan konvensional.

1. Dana mengendap akan ditempatkan pada perbankan Syariah.

2. Cara transaksi dengan menggunakan system cashback hanya yang diperbolehkan atau tidak, sesuai dengan akan Syariah. Seperti diskon yang diberikan hanya dari merchant dan bukan dari uang elektronik.

3. Produk keuangan yang ditawarkan di aplikasi juga berasal dari mitra yang menganut akad Syariah.

"Misalnya, pinjamannya akan beda. Penyedianya juga bukan mitra kami yang sekarang tapi mitra yang memang sudah menganut akad syariah," kata Danu Wicaksana.

--

Sumber : CNBC Indonesia, Dailysocial

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Sejarah dan Alam Banda Neira yang Tak Lekang Oleh Waktu Sebelummnya

Sejarah dan Alam Banda Neira yang Tak Lekang Oleh Waktu

Di Pasar Tradisional ini, Rupiah diganti dengan "Dhono" Selanjutnya

Di Pasar Tradisional ini, Rupiah diganti dengan "Dhono"

Akhina Z
@fachrezy

Akhina Z

Writer

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.