Reyog Jazz Ponorogo: Jazz Telaga di Atas Bukit

Reyog Jazz Ponorogo: Jazz Telaga di Atas Bukit

RYP 2019

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Tahun 2019 ini, Pemerintah Kabupaten Ponorogo bekerjasama dengan WartaJazz menyelenggarakan perhelatan Reyog Jazz Ponorogo (RYP) untuk yang kedua kalinya. Perhelatan ini akan dijadwalkan mulai dari Jumat 11 Oktober hingga 12 Oktober 2019 dan terbuka untuk umum.

Bupati Ponorogo Drs. H Ipong Muchlissoni mengatakan bahwa Reyog Jazz Ponorogo merupakan sarana yang efektif memperkenalkan Ponorogo lewat keelokan jazz yang berpadu dengan keindahan telaga diatas bukit. Dengan kemudahan akses dan pembenahan infrastruktur menuju lokasi, pihaknya mengundang para wisatawan untuk datang dan Menikmati Jazz berpadu dengan tradisi Reyog yang satu-satunya di Indonesia.

Agus Setiawan Basuni, selaku Founder dan Festival Director mengatakan bahwa Jazz Telaga berpadu keunikan Reyog dan musisi pendukungnya menjadi tambahan agenda dalam Untaian Jazz Festival di Indonesia.

Untuk menonton, masyarakat cukup mendapatkan undangannya di situs resminya di www.reyogjazz.com

Pada perhelatan tahun ini, RYP 2019 menghadirkan FARIZ RM Anthology yang terdiri dari Fariz Roestam Moenaf (keyboard/vocal) bersama Adi Darmawan (bass), drummer Eddy Syakroni dan perkusionis nomor wahid Indonesia Iwan Wiradz.

Kolaborasi musik dan Reyog juga ditampilkan, di mana kali ini yang hadir adalah kelompok Ber6 karena terdiri dari enam personil dan dipimpin oleh Denny Chasmala (gitar) bersama gitaris lain yakni Andre Dinuth, YankJay, Zendhy Kusuma, Yandi Andaputra (drums) serta Franky Sadikin (bass). Mereka berkolaborasi dengan penari dan pemusik Reyog Ponorogo dari Unit Kegiatan Mahasiswa di Kampus Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Musisi mancanegara juga turut memeriahkan acara ini, yaitu drummer Yvon Thibeault (Kanada), gitaris Bennet Brandeis (Amerika Serikat), Brandon Julio (Indonesia) dan penyanyi asal Rusia Gala Ga yang tergabung dalam Batur Band.

Selain itu, penyanyi cantik lulusan Australia, Sierra Soetedjo juga hadir bersama duet Tiyo Alibasjah (gitar) dan Dony Koeswinarno (flute/saxophone).

Komunitas Jazz tuan rumah juga akan menyemarakkan event ini, yaitu dua grup Mrs. Holdingsky & The Apprentice - Jazzthilan Community (Ponorogo). Selain itu Aditya Ong Trio feat JJ (Solo Jazz Society – Jawa Tengah) dan Siluet (Komunitas Jazz Madiun – Jawa Timur) juga ikut memeriahkan perhelatan music jazz ini.

--

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Cerita Pondok Pesantren Anti Sampah Plastik di Sumenep Sebelummnya

Cerita Pondok Pesantren Anti Sampah Plastik di Sumenep

Buku Pintar, "Wikipedia-nya" Orang Indonesia Sebelum Era Internet Selanjutnya

Buku Pintar, "Wikipedia-nya" Orang Indonesia Sebelum Era Internet

Fachrezy Zulfikar
@fachrezy

Fachrezy Zulfikar

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.