Reyog Jazz Ponorogo; Kolaborasi Budaya Lokal dengan Musik Jazz

Reyog Jazz Ponorogo; Kolaborasi Budaya Lokal dengan Musik Jazz

Kelompok seni reyog dari desa Sahang © Wihdi Luthfi

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Dua kelompok seni budaya reyog turut tampil pada acara Reyog Jazz Ponorogo 2019. Dua kelompok tersebut adalah kelompok seno reyog dari Desa Sahang yakni salah satu desa di daerah Telaga Ngebel dan seni reyog dari Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo Simo Budi Utomo. Reyog yang ditampilkan kedua kelompok seni reyog tersebut sukses membuat masyarakat yang menonton berdecak kagum.

Salva, salah satu pemain jatilan dalam reyog Simo Budi Utomo menuturkan bahwa tahun ini adalah pertama kalinya ia berpartisipasi dalam Reyog Jazz Ponorogo. Salva berharap bahwa evenr Reyog Jazz Ponorogo dapat terus berkembang menjadi lebih baik dan sehingga bisa turut mengembangkan seni reyog yang merupakan ikon Ponorogo sehingga dapat dikenal lebih luas lagi. Kelompok Simo Budi Utomo berkolaborasi dengan grup Jazz Ber6 yang turut mengiringi penampilan reyog.

Salah satu grup Jazz dari Ponorogo bernama Apprentice | Sumber Wihdi Luthfi

Selain sebagai ajang unjuk kemapuan dari para musisi Jazz, Reyog Jazz Ponorogo juga bertujuan untuk mengangkat pariwisata Ponorogo. Hal tersebut dibuktikan dengan perpaduan budaya lokal seni reyog dengan musik Jazz. Bupati Ponorogo, Drs. Ipong Muchlissoni menuturkan bahwa konsep Reyog Jazz Ponorogo tahun ini tidak berbeda dengan tahun sebelumnya, hanya saja dilakukan perbaikan-perbaikan yang sekiranya tahun lalu terdapat kekurangan. Salah satu sisi yang diperbaiki adalah sisi artistiknya.

Tidak hanya seni budaya reyog, beberapa lagu tradisinoal dari pulau Jawa juga diarransemen menggunakan musik Jazz. Hal tersebut semakin menjujung nilai kearifan lokal yang dibungkus dengan gaya lain sehingga menambah nilai seni untuk budaya-budaya tersebut. Bupati Ponorogo mengapresiasi diadakannya Jazz Reyog Ponorogo yang kali kedua ini diadakan dan berharap dengan acara tersebut dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap musik Jazz dan budaya lokalnya serta semakin tertarik untuk mengunjungi Telaga Ngebel yang menjadi latar panggung.


Catatan kaki: Reyog Jazz Ponorogo 2019

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Gandeng UMKM, Reyog Jazz Angkat Pariwisata Ponorogo Sebelummnya

Gandeng UMKM, Reyog Jazz Angkat Pariwisata Ponorogo

Siapa Sangka, Inilah Produk-Produk Buatan Indonesia yang Ternyata Mendunia Selanjutnya

Siapa Sangka, Inilah Produk-Produk Buatan Indonesia yang Ternyata Mendunia

Wihdi Luthfi
@wihdiluthfi

Wihdi Luthfi

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.