Reyog Jazz Ponorogo; Kolaborasi Budaya Lokal dengan Musik Jazz

Reyog Jazz Ponorogo; Kolaborasi Budaya Lokal dengan Musik Jazz

Kelompok seni reyog dari desa Sahang © Wihdi Luthfi

Dua kelompok seni budaya reyog turut tampil pada acara Reyog Jazz Ponorogo 2019. Dua kelompok tersebut adalah kelompok seno reyog dari Desa Sahang yakni salah satu desa di daerah Telaga Ngebel dan seni reyog dari Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo Simo Budi Utomo. Reyog yang ditampilkan kedua kelompok seni reyog tersebut sukses membuat masyarakat yang menonton berdecak kagum.

Salva, salah satu pemain jatilan dalam reyog Simo Budi Utomo menuturkan bahwa tahun ini adalah pertama kalinya ia berpartisipasi dalam Reyog Jazz Ponorogo. Salva berharap bahwa evenr Reyog Jazz Ponorogo dapat terus berkembang menjadi lebih baik dan sehingga bisa turut mengembangkan seni reyog yang merupakan ikon Ponorogo sehingga dapat dikenal lebih luas lagi. Kelompok Simo Budi Utomo berkolaborasi dengan grup Jazz Ber6 yang turut mengiringi penampilan reyog.

Salah satu grup Jazz dari Ponorogo bernama Apprentice | Sumber Wihdi Luthfi

Selain sebagai ajang unjuk kemapuan dari para musisi Jazz, Reyog Jazz Ponorogo juga bertujuan untuk mengangkat pariwisata Ponorogo. Hal tersebut dibuktikan dengan perpaduan budaya lokal seni reyog dengan musik Jazz. Bupati Ponorogo, Drs. Ipong Muchlissoni menuturkan bahwa konsep Reyog Jazz Ponorogo tahun ini tidak berbeda dengan tahun sebelumnya, hanya saja dilakukan perbaikan-perbaikan yang sekiranya tahun lalu terdapat kekurangan. Salah satu sisi yang diperbaiki adalah sisi artistiknya.

Tidak hanya seni budaya reyog, beberapa lagu tradisinoal dari pulau Jawa juga diarransemen menggunakan musik Jazz. Hal tersebut semakin menjujung nilai kearifan lokal yang dibungkus dengan gaya lain sehingga menambah nilai seni untuk budaya-budaya tersebut. Bupati Ponorogo mengapresiasi diadakannya Jazz Reyog Ponorogo yang kali kedua ini diadakan dan berharap dengan acara tersebut dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap musik Jazz dan budaya lokalnya serta semakin tertarik untuk mengunjungi Telaga Ngebel yang menjadi latar panggung.


Catatan kaki: Reyog Jazz Ponorogo 2019

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Gandeng UMKM, Reyog Jazz Angkat Pariwisata Ponorogo Sebelummnya

Gandeng UMKM, Reyog Jazz Angkat Pariwisata Ponorogo

Pulau-Pulau yang Sangat Bagus di Kepulauan Seribu Selanjutnya

Pulau-Pulau yang Sangat Bagus di Kepulauan Seribu

Wihdi Luthfi
@wihdiluthfi

Wihdi Luthfi

Mahasiswa semester 7 program studi Komunikasi Penyiaram Islam di UIN Sunan Ampel Surabaya

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.