Destinasi Wisata di Ponorogo yang Memanjakan Suasana Hati

Destinasi Wisata di Ponorogo yang Memanjakan Suasana Hati

Bukan menjadi rahasia lagi jika seni Reyog menjadi ikon untuk Kabupaten Ponorogo. Selain seni Reyog, Ponorogo juga memiliki tempat wisata yang patut untuk dikunjungi. © Steemit

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Reyog Jazz Ponorogo kembali diadakan untuk kedua kalinya di Telaga Ngebel Ponorogo pada 12 Oktober 2019. Terselenggarakannya event tahunan tersebut membuat wisata di kawasan Ponorogo semakin dikenal oleh masyarakat luas. Selain keindahan latar panggung Reyog Jazz Ponorogo yakni Telaga Ngebel, Ponorogo juga memiliki tempat wisata yang lain yang tidak kalah indah dan juga memanjakan suasana hati. Berikut adalah beberapa tempat wisata di Ponorogo yang sayang untuk dilewatkan.

  1. Telaga Ngebel
Telaga Ngebel berada di kaki Gunung Wilis sehingga memiliki suhu yang sejuk di siang hari dan cukup dingin saat malam. | Sumber Wihdi Luthfi

Senja adalah salah satu momen yang kini sangat diburu oleh generasi millenial. Suasana yang hening, syahdu dengan langit keemasannya menjadikan suasana hati seolah mengikuti tenggelamnya sang surya di ujung barat. Nuansa tersebut pun turut dihadirkan di Telaga Ngebel Ponorogo dan menjadi lebih memikat ketika musik Jazz dimainkan. Meskipun melalui medan yang cukup berkelok, namun pengunjung dapat melepaskan penat dengan memandang luas perairan Telaga Ngebel apalagi dengan menaiki perahu yang disewakan di pinggiran telaga.

  1. Air Terjun Pletuk
Air Terjun Pletuk | Sumber Asli Ponorogo

Terletak di dusun Kranggan Desa Jurug, Kecamatan Sooko yakni sekitar 25 km dari pusat kota Ponorogo terdapat bunyi gemricik air yang dihasilkan oleh air terjun Pletuk. Selain terletak di kawasan yang masih asri, air terjun Pletuk juga memberikan suasanya yang tenang dengan segarnya pemandangan yang serba hijau. Pengunjung juga dapat menikmati tempat menarik lainnya yang ada di sekitar air terjun Pletuk antara lain panjat tebing, agro wisata buah dan sayur.

  1. Air Terjun Sunggah
Air Terjun Sunggah | Sumber YouTube

Air terjun yang satu ini terletak di dukuh Sambi desa Selur kecamatan Ngrayun atau sekitar 30 km dari pusat kota Ponorogo. Air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 20 meter ini memiliki debit air yang cukup deras. Air terjur Sunggah adalah salah satu air terjun yang dialiri dari sumber mata air di pegunungan. Banyaknya bebatuan besar dan pemandangan hamparan sawah semakin menambah nuansa alami dari air terjun Sunggah.

  1. Sumber Air Panas Tirta Husada
Pemandian Air Panas Tirta Husada berada di kawasan Ngebel | Sumber YouTube

Terletak di dusun Pucuk, desa Wagir Lor kecamatan Ngebel yang berjarak sekitar 2 km dari arah selatan telaga Ngebel terdapat area wisata sumber air panas. Tempat wisata tersebut sudah dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung untuk lebih menarik wisatawan seperti area out bound, cafetaria, spot foto yang instagrammable, kolam renang dan gasebo. Sumber air panas yang berasal dari Gunung Wilis tersebut dipercaya dapat meredakan penyakit reumatik, nyeri tulang, penyakit kulit, persendian, stroke dan penyakit lainnya.

Selain wisata-wisata alam tersebut, Ponorogo juga memiliki tempat wisata yang berupa situs budaya antara lain Masji Tegalsari yang berada di desa Tegalsari kecamatan Jetis, Astana Srandil dan Makam Bathoro Katong. Nah, apakah kawan GNFI semakin tertarik untuk mengunjungi Ponorogo?


Catatan kaki: Dinas Pariwisata Kabupaten Ponorogo

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Reyog Jazz Ponorogo; Kolaborasi Budaya Lokal dengan Musik Jazz Sebelummnya

Reyog Jazz Ponorogo; Kolaborasi Budaya Lokal dengan Musik Jazz

Pawai Hadrat di Kaimana, Tradisi Rayakan Idulfitri Tanpa Sekat Selanjutnya

Pawai Hadrat di Kaimana, Tradisi Rayakan Idulfitri Tanpa Sekat

Wihdi Luthfi
@wihdiluthfi

Wihdi Luthfi

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.