Dorokdok, Krupuk Kulit Kerbau Asal Garut

Dorokdok, Krupuk Kulit Kerbau Asal Garut

Dorokdok Pedas ©bukalapak.com

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Dorokdok (bahasa sunda untuk kerupuk kulit) sebuah nama dari penganan kering yang bisa dicemil atau dijadikan lauk (terutama dengan hidangan sayur-sayuran), bentuknya kecil-kecil menyerupai kerikil karang laut, ada yang sebesar kuku telunjuk paling besar kuku jempol. Dorokdok, dinamakan demikian karena ketika dikunyah oleh gigi, menimbulkan suara Dorok dok dorok dok.

Dorokdok adalah kuliner wajib untuk dicicipi. Kuliner ini termasuk dalam kategori kerupuk, lebih renyah dan tentu saja gurih. Tak mengherankan jika kuliner satu ini mendapatkan tempat di hati pecinta kuliner. Namanya juga kerupuk. Renyahnya memang menjadi sifat aslinya. Tapi kerupuk khas Garut ini berbeda dengan kerupuk pada umumnya.

Umumnya, kerupuk dibuat dari tepung. Tepung diolah sedemikian rupa, dibentuk, dikeringkan baru digoreng. Tapi kerupuk yang satu ini tidak dibuat dari tepung, melainkan dibuat dari kulit hewan. Kerupuk kulit ini memang meningkatkan keingin tahuan orang. Banyak yang penasaran tentang rasanya. Bahkan juga bagaimana cara mengolahnya sampai kulit hewan bisa dijadikan sebagai camilan yang renyah seperti itu.

Sebagai tambahan lauk | sumber: pergikuliner.com

Asal mula Dorokdok ini tidaklah begitu jelas. Mungkin saja penamaannya akan lebih pas dikenal oleh masyarakat yang membuatnya. Dan perkiraan ini memang cukup masuk akal. Sebutan ini biasanya mencirikan kekhasan sebuah daerah. Salah satunya sebutan untuk kerupuk yang berasal dari Garut ini.

Kulit hewan yang biasanya dimanfaatkan adalah kulit hewan kerbau. Namun ada juga yang menggunakan kulit hewan sapi. Cuma kebanyakan menggunakan kerbau yang mana mudah ditemukan di daerah asal. Pembuatnya juga selektif dalam memilih kulit. Kulit yang dipilih sebagai bahan dasar kerupuk adalah kulit hewan yang masih muda. Sementara kulit hewan yang usianya tua jarang digunakan.

Jadi bisa dikatakan, Dorokdok berbahan baku mentah yang lumayan bergizi, karena ada daging kerbau dan lemak kerbau. Harus dilakukan penelitian secara berkelanjutan jika ingin mengetahui lebih jauh kandungan gizi didalamnya.Tetapi dorokdok belum bisa diolah secara lanjut. Dan tidak bisa dikembangkan secara besar mengingat stok dan pasokan yang kembang kempis dari pengepul kulit sapi. Karena dorokdok adalah industri rumah tangga yang bisa dikatakan kecil. Untuk memperoleh Dorokdok itu sendiri otomatis menjadi sangat mahal.

kulit yang masih mentah | sumber: krupukkulitsapijakarta.blogspot.com

Proses pengeringan yang pertama biasanya memakan waktu 3 hari. Sementara proses yang kedua memakan waktu semalam. Tentu saja waktu yang dibutuhkan cukup lama untuk mendapatkan kualitas kerupuk kulit yang sempurna. Prosesnya yang lama, diikuti dengan bahan baku yang langka membuat harga jualnya semakin mahal. Harga jualnya ini berbeda-beda. Semuanya bergantung pada berapa biaya yang dikeluarkan oleh pembuat saat membeli bahan bakunya.

Kerupuk ini memang perlu dikeringkan. Proses pengeringan ini tentu membutuhkan pancaran sinar matahari yang cukup. Namun ada juga yang memanfaatkan oven sebagai media untuk mengeringkan kerupuk. Dari caranya sendiri, pemanfaatan sinar matahari jauh lebih bagus. Kerupuk bisa kering dengan bentukannya lebih pas. Sementara pengeringan melalui oven kurang memberikan hasil maksimal.

Catatan kaki:

Dorokdok | Jajanan Khas Garut |

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang100%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Diskusi Pemuda untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi bersama AIESEC Sebelummnya

Diskusi Pemuda untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi bersama AIESEC

Remaja Lebih Punya Nyali Kelayapan Saat New Normal Selanjutnya

Remaja Lebih Punya Nyali Kelayapan Saat New Normal

Fikri Abdul Karim
@fikriabdulkarim

Fikri Abdul Karim

1 Komentar

  • Zaky

    Saya memproduksi bahan untuk kerupuk dorokdok bahan baku kulit sapi, jika ada yg membutuhkan bisa hubungi di WA 089678418971, hanya peminat serius yg dilayani. Terimakasih semoga diberi kemudahan dan keberkahan, aamiin YRA

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.