Bukan Cuma Profesi, Wartawan Juga Destinasi Wisata Yang Ciamik

Bukan Cuma Profesi, Wartawan Juga Destinasi Wisata Yang Ciamik

Pemandangan dari tepian Pantai Wartawan|foto: ksmtour.com

Pantai wartawan adalah salah satu destinasi wisata yang berada di Desa Way Muli, Rajabasa, Lampung Selatan. Selain nama yang unik dan panorama indah di sekitar kawasannya, pantai tersebut juga terkenal dengan sumber air panasnya yang dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Nama pantai yang terletak di selatan kecamatan rajabasa tersebut konon berasal dari para pengelolanya yang dulu merupakan warga lokal dengan profesi sebagai wartawan. Letak pantai wartawan sendiri berjarak 14 kilometer dari Kota Kalianda dan 30 kilometer dari Simpang Gayam, Jalur Bakauheni kota Bandar Lampung.

Jalan menuju Pantai Wartawan|foto: federaloil.co.id

Akses menuju lokasi Pantai Wartawan terbilang cukup baik, kawasan tersebut juga mudah dijangkau karena berada persis di tepi jalan raya yang menghubungkan Kecamatan Rajabasa dan Kota Kalianda.

Apa saja yang bisa dinikmati di Pantai Wartawan?

Pantai wartawan terkenal dengan sumber air panasnya, lokasi tersebut berada di sisi pantai karang di kaki Bukit Gunung Botak. Sumber air panas yang ada di pantai tersebut memiliki suhu panas yang cukup tingi, yaitu 80 hingga 100 derajat celcius. Keberadaannya diperkirakan bersumber dari anak Gunung Krakatau yang masih aktif sampai sekarang.

Salah satu titik sumber air panas yang berada di sekitar bebatuan | foto : liburanlampung.blogspot.com

Belasan titik sumber air panas yang berada di sekitar bebatuan tersebut juga menyebabkan munculnya kepulan asap dari air panas yang dihasilkan. Uniknya lagi, walaupun sumber airnya bercampur dengan air laut, rasa air yang dihasilkan di kawasan tersebut tidak asin. Bahkan beberapa pengunjung seringkali memakainya untuk membuat kopi.

Selain sumber air panas, di Pantai Wartawan pengunjung juga dimanjakan dengan pemandangan air laut biru dan pulau-pulau di sekitarnya. Letak Provinsi Lampung yang bersebrangan dengan Gunung Krakatau yang berada di Banten juga memungkinkan pengunjung menikmati pemandangan gunung tersebut dari kawasan Pantai Wartawan.

Keindahan pantai juga bisa dinikmati dari Bukit Botak yang berketinggian 50 meter. Pada bukit yang berlokasi didekat sumber air panas tersebut, terdapat juga goa dan makam Tubagus Sulaiman yang merupakan seorang pendekar asal Banten. Pengunjung pun bisa berkunjung dan berziarah di lokasi tersebut.

Harus berhati-hati

Karena air yang cukup tenang dan aman pantai wartawan sebenarnya cocok untuk tempat berenang para pengunjung. Air sekitar sumber air panas juga dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit dari gangguan tulang, rematik hingga sakit kulit. Namun ada beberapa hal yang harus di perhatikan oleh pengunjung untuk keamanan mereka.

Karena memiliki titik-titik sumber air panas yang memiliki tingkat suhu panas ekstrem, maka ada baikya pengunjung datang di pagi atau sore hari ketika air sedang surut. Ketika air pasang, titik sumber air panas akan tertutupi oleh air laut yang naik hingga ke bibir pantai sehingga pengunjung tidak dapat menghindari sumber air panas.

Ketika berada di sekitar sumber air panas pun pengunjung harus waspada. Karena suhuya yang tinggi jangan coba-coba untuk mencelupkan bagian tubuh bahkan jari sekalipun. Ketika berjalan di sekitarnya pengunjung pun harus lebih awas, kawasan pantai yang licin bisa saja menyebabkan pengunjung terpeleset ke sumber air.

sumber : tribunnews.com | indonesiakaya.com | gosumatra.com | okezone.com | wisatasumatra.com

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang100%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Ragam Makanan Tradisional dari Rumput Laut Sebelummnya

Ragam Makanan Tradisional dari Rumput Laut

Dijuluki Jurassic Park Mini, Kawasan Wisata Ini Seperti Zaman Batu Selanjutnya

Dijuluki Jurassic Park Mini, Kawasan Wisata Ini Seperti Zaman Batu

Ariefiani Harahap
@ariefiani_elf

Ariefiani Harahap

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.