JGTC Festival, Festival Jazz Tertua di Indonesia

JGTC Festival, Festival Jazz Tertua di Indonesia

Penampilan Saxx In The City di JGTC © Ilham Daniswara | The 41st Jazz Goes To Campus

Jazz Goes To Campus atau biasa dikenal dengan JGTC tahun ini akan diadakan untuk yang ke-42 kalinya.

Festival jaz tahunan ini pertama kali diadakan pada tahun 1976 oleh sekumpulan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE UI) yang diinisasi oleh Candra Darusman, vokalis dari band beraliran jaz, Caseiro, dan Duta WIPO (World Intelectual Property Organization) Indonesia, yang saat itu juga merupakan mahasiswa FE UI.

Acara ini diadakan dengan tujuan untuk menjadikan jaz lebih inklusif dan terjangkau bagi semua kalangan, di mana saat itu acara musik jaz hanya bisa dinikmati oleh kalangan atas, karena harga tiketnya yang mahal dan diadakan di tempat mewah.

Sebagai festival jaz tertua di Indonesia, tentunya ada banyak perubahan yang terjadi seiring berkembangnya zaman. Bagaimana sejarah perjalanan festival jaz tertua di Indonesia ini?

Tahun 1976

Pertama kali diadakan di UI Salemba, acara ini hanya menampilkan satu panggung jaz dan dihadiri tidak lebih dari 2.000 penonton.

Tahun 1988

Untuk tetap membawa nilai “Bringing Jazz to Campus”, JGTC mengembangkan dan memperluas program-programnya untuk menyampaikan tujuan menyebarkan jaz di seluruh Indonesia.

Tahun 2014

Menampilkan project “Tribute to Salemba” yang merupakan proyek yang didedikasikan untuk mengenang musisi-musisi jazz ternama yang pernah tampil di JGTC pertama, yaitu Benny Likumahuwa, almarhum Jack Lesmana, almarhum Bubi Chen, dan almarhum Maryono.

Untuk project tersebut, Benny mengajak beberapa rekan musiknya yang pernah menjadi bagian di JGTC tahun pertama, yaitu Candra Darusman (piano), Abadi Soesman (keyboard), Rien Djamain (vokal), Mates (bas), Benny Mustapha (drum), Eddy Syakroni (drum), dan Iwang Gumiwang (perkusi).

Musik jaz yang ditampilkan pun bukan jaz tradisional, melainkan rock jazz.

Tahun 2019

The 42nd Jazz Goes To Campus akan diadakan pada hari Sabtu, 24 November 2019 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia dengan tema "Feel the New Jazzperience".

Tema ini diangkat dengan tujuan untuk memberikan new experience dalam menikmati musik jaz dengan menampilkan fresh jazz performances yang mengombinasikan sub-genres music.

Musisi-musisi ternama Tanah Air yang akan tampil tahun ini meliputi Adhitia Sofyan, Ardhito Pramono, Écoutez, ENVY* x Rafi Muhammad, Maliq & D'Essentials, Marcell, Marion Jola, Mus Mujiono ft. Deddy Dhukun, Monita Tahalea, Nona Ria & Oele Pattiselanno, RAN, dan SYAHRAVI. Selain itu, akan ada penampilan dari musisi jaz internasional Braxton Cook.

JGTC Festival juga akan mengadakan JGTC Museum untuk memberikan edukasi jaz kepada para pengunjung. Puncak acara festival tersebut akan diawali dengan beberapa rangkaian pre-event dan program, yaitu JGTC Press Conference, JGTC Intimate, JGTC Roadshow, JGTC Talkshow, dan JGTC Competition.

Referensi: IGTC Festival | Kompas.com

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang100%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Makam Terluas Se-Asia tenggara Ada di Indonesia Lho ! Sebelummnya

Makam Terluas Se-Asia tenggara Ada di Indonesia Lho !

Benteng  Ulantha, Tempat Favorit Penikmat Senja di Gorontalo Selanjutnya

Benteng Ulantha, Tempat Favorit Penikmat Senja di Gorontalo

Annisa Ardiani
@ardianicha

Annisa Ardiani

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.