Maskapai Berbiaya Murah Indonesia ini Buka Rute Internasional Ke-7 dan 8

Maskapai Berbiaya Murah Indonesia ini Buka Rute Internasional Ke-7 dan 8

Ilustrasi © Unsplash.com

Maskapai berbiaya hemat Indonesia, Citilink remi membuka rute baru internasional dari Denpasar ke dua destinasi yaitu Perth, Australia dan Kuala Lumpur, Malaysia, mulai Jumat (8/11/2019).

“Selain Australia, rute dari Denpasar ke Kuala Lumpur juga memiliki pasar yang cukup menjanjikan, terutama para wisatawan mancanegara dari Kuala Lumpur yang ingin berlibur ke pulau dewata,” kata Direktur Utama Citilink Juliandra. Dua destinasi internasional ini merupakan rute yang cukup strategis dan Citlink yakin akan mampu menarik minat masyarakat terutama wisatawan milenial. Jadwal penerbangan Denpasar-Perth dengan nomor penerbangan QG 542 beroperasi setiap hari menggunakan pesawat Airbus A320 berkapasitas 180 penumpang.

Sumber : Citilink

Jadwal Citilink dari Denpasar ke Perth berangkat pukul 01.00 dan tiba 04.40 waktu setempat. Sedangkan rute Perth ke Denpasar dengan nomor penerbangan QG 543 beroperasi setiap hari, berangkat pukul 09.40 dan tiba 13.30 waktu setempat. Sementara itu, penerbangan Denpasar ke Kuala Lumpur dengan nomor penerbangan QG 525 beroperasi setiap hari menggunakan pesawat Airbus A320 berkapasitas 180 penumpang.

Citilink dari Denpasar ke Kuala Lumpur berangkat pada pukul 14.45 dan tiba 17.40 waktu setempat. Sedangkan Citilink rute Kuala Lumpur ke Denpasar dengan nomor penerbangan QG 527 beroperasi setiap hari, berangkat pukul 18.35 dan tiba pukul 22.05 waktu setempat. Juliandra optimis Citilink Indonesia dapat mencapai target keterisian kursi (Seat Load Factor – SLF) sebesar 75 persen pada Denpasar-Perth dan 77 persen pada rute Denpasar-Kuala Lumpur.

Citilink yang mendapat penghargaan LCC bintang 4 versi Skytrax selama dua periode berturut-turut, Citilink sangat mengutamakan service dan kenyamanan penumpang. Termasuk memiliki konfigurasi yang cukup luas dengan khususnya pada ruang gerak kaki dan harga tiket yang terjangkau. Rute Denpasar-Perth PP dan Denpasar-Kuala Lumpur PP merupakan rute penerbangan internasional Citilink yang ke tujuh dan ke delapan. Sebelumnya Citilink telah membuka rute internasional lain yaitu Jakarta-Penang, Jakarta-Kuala Lumpur, Surabaya-Kuala Lumpur, Jakarta-Phnom Penh, Denpasar-Dili dan Denpasar Kunming.

Semoga sukses, Citilink

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang67%
Pilih Tak PeduliTak Peduli33%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Garuda Jaya Genggam Tiket ke Piala Asia Sebelummnya

Garuda Jaya Genggam Tiket ke Piala Asia

Jelang Akhir Tahun, FPMSI Akan Gelar Diskusi Bersama Warganet Menuju Indonesia Maju Selanjutnya

Jelang Akhir Tahun, FPMSI Akan Gelar Diskusi Bersama Warganet Menuju Indonesia Maju

Akhyari Hananto
@akhyari

Akhyari Hananto

http://www.goodnewsfromindonesia.org

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to understand it. My banking career continued in Yogyakarta when I joined in a program funded by the Asian Development Bank (ADB),as the coordinator for a program aimed to help improve the quality of learning and teaching process in private universities in Yogyakarta. When the earthquake stroke Yogyakarta, I chose to join an international NGO working in the area of ?disaster response and management, which allows me to help rebuild the city, as well as other disaster-stricken area in Indonesia. I went on to become the coordinator for emergency response in the Asia Pacific region. Then I was assigned for 1 year in Cambodia, as a country coordinator mostly to deliver developmental programs (water and sanitation, education, livelihood). In 2009, he continued his career as a protocol and HR officer at the U.S. Consulate General in Surabaya, and two years later I joined the Political and Economic Section until now, where i have to deal with extensive range of people and government officials, as well as private and government institution troughout eastern Indonesia. I am the founder and Editor-in-Chief in Good News From Indonesia (GNFI), a growing and influential social media movement, and was selected as one of The Most Influential Netizen 2011 by The Marketeers magazine. I also wrote a book on "Fundamentals of Disaster Management in 2007"?, "Good News From Indonesia : Beragam Prestasi Anak Bangsa di dunia"? which was luanched in August 2013, and "Indonesia Bersyukur"? which is launched in Sept 2013. In 2014, 3 books were released in which i was one of the writer; "Indonesia Pelangi Dunia"?, "Indonesia The Untold Stories"? and "Growing! Meretas Jalan Kejayaan" I give lectures to students in lectures nationwide, sharing on full range of issues, from economy, to diplomacy

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.