Terletak di Ketinggian, Beberapa Danau Ini Bisa Dinikmati Sambil Mendaki Gunung

Terletak di Ketinggian, Beberapa Danau Ini Bisa Dinikmati Sambil Mendaki Gunung

Danau Toba, salah satu destinasi wisata populer di Indonesia | foto: onosembung.net

Kekayaan alam yang dimiliki Indonesia sangatlah beragam, hal tersebut pun bisa dijumpai di gunung-gunung yang berada dari barat hingga timur nusantara. Salah satu panorama yang ditawarkan oleh beberapa gunung di Indonesia adalah keberadaan danau di ketinggianya.

Gunung umumnya terkenal dengan vegetasi dan binatang unik yang mungkin jarang ditemukan di dataran yang tak cukup tinggi, namun sebenarnya masih banyak yang bisa ditemukan dalam pendakian suatu gunung. Keberadaan danau di sebuah gunung adalah salah satu hasil gejala alam yang dapat memanjakan mata. Di Indonesia beberapa diantaranya pun sudah dikenal keindahannya oleh masyarakat.

Ranu Kumbolo

|foto: idntimes.com

Danau yang berada di ketinggian 2400 mdpl ini merupakan salah satu detinasi yang sudah dikenal masyarakat. Lokasinya yang berada di Gunung Semeru pun semakin populer kala sebuah film di tahun 2012 mejadikannya sebagai salah satu latar tempat pengambilan gambar.

Keindahan Ranu Kumbolo memang tak usah diragukan, lokasinya yang terletak diantara bukit-bukit membuat suasana matahari pagi dan sore terlihat semakin indah. Tak hanya itu danau tersebut juga menjadi sumber air bagi para pendaki. Untuk mencapai kawasan sekitar Ranu Kumbolo yang juga biasa dijadikan tempat kemah, dibutuhkan waktu sekitar lima jam pendakian dari titik awal pendakian di Ranu Pani

Segara Anak

|foto: phinemo.com

Danau ini terletak di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat tepatnya di Gunung Rinjani. Danau yang berada di ketinggian lebih dari 2000mdpl tersebut memiliki kedalaman sekitar 200 meter dan luas lebih dari 1000 hektar. Tak hanya menikmati keindahannya pendaki yang singgah di lokasi tersebut juga bisa melakukan aktivitas memancing karena danau tersebut yang dihidupi oleh banyak ikan.

Danau Taman Hidup

|foto: travellingyuk.com

Danau yang berada di Gunung Argopuro ini bisa dijumpai beberapa jam setelah pendaki berjalan dari jalur pendakian bremi. Walaupun tak setenar ranu kumbolo, lokasi yang terkenal bernuansa mistis tersebut juga memiliki keindahan yang bisa memanjakan mata. Kawasan tersebut juga menjadi habitat berbagai jenis ikan yang membuat pendaki bisa memancing untuk tambahan bekal mereka, tak hanya itu babi hutan dan kancil juga kerap berada di sekitarnya.

Danau Gunung Tujuh

|foto: rantinghijau wordpress com

Danau Gunung Tujuh merupakan danau tertinggi yang ada di asia tenggara, lokasi tersebut juga masuk dalam situs warisan dunia unesco. Penduduk sekitar banyak yang berprofesi sebagai nelayan dan memanfaatkan lokasi ersebut sebagai tempat mencari ikan.

Posisi Danau Gunung Tujuh sendiri dikelilingi oleh tujuh gunung yang diantaranya adalah Guung Hulu Tebo, Gunung Madura Besi, Gunung Selasih, Gunung Jar Panggang, Guung Lumut, Gunung Hulu Sangir dan Gunung Tujuh. Untuk menikmati keindahan danau gunung tujuh yang berada dibelakang gunung kerinci, dibutuhkan waktu perjalanan 2 hinngga 3 jam dari gerbang taman nasional kerinci seblat.

Talago Dewi

foto: youtube/ papachili paragliding

Untuk menikmati pmandangan danau talago dewi yang berada di Gunung Singgalang dibutuhkan waktu sekitar 4 hingga 5 jam pendakian. Talago dewi sendiri merupakan sebuah kawah yang sudah terisi dengan air yang bisa dikonsumsi. Letak danau yang dikelilingi pohon cantigi tersebut juga tidak jauh dari puncak Gunung Singgalang yaitu sekitar lima belas hingga tigapuluh menit.

Lembah Danau-danau

|foto: kompas.com

Lokasi ini adalah pos kemah terkhir yang ada di Gunung Cartenz. Kawasan yang dipenuhi dengan danau-danau kecil berwarna toska tersebut berada di ketinggian 4250 mdpl.

Sumber : detik.com | telusuri.id | brobali.com | liputan6.com

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli50%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau50%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Kisah Perjuangan Tan Malaka dan Karya-Karya Terbaiknya Sebelummnya

Kisah Perjuangan Tan Malaka dan Karya-Karya Terbaiknya

Jelang Akhir Tahun, FPMSI Akan Gelar Diskusi Bersama Warganet Menuju Indonesia Maju Selanjutnya

Jelang Akhir Tahun, FPMSI Akan Gelar Diskusi Bersama Warganet Menuju Indonesia Maju

Ariefiani Harahap
@ariefiani_elf

Ariefiani Harahap

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.