Ini Pesan Emil Untuk Tingkatkan Pariwisata Jawa Timur

Ini Pesan Emil Untuk Tingkatkan Pariwisata Jawa Timur
info gambar utama

Desa wisata kini mulai muncul sebagai bentuk pemanfaatan potensi desa, baik itu potensi alam, budaya hingga kerajinan. Salah satu desa wisata yang ada di Jawa Timur yakni desa wisata Pujon yang berada di dekat Batu, Malang. Adanya desa wisata Pujon ini merupakan cara memanfaatkan potensi Pujon dengan popularitas kota Batu yang memang sudah ramai. Menurut Emil dalam seminar pariwisata di Universitas Airlangga (16/11), adanya desa wisata Pujon menjadi additional destination atau tempat wisata tambahan bagi para wisatawan yang datang ke kota Batu.

Desa wisata Pujon adalah salah satu desa wisata di Kota Batu, Malang. | Foto : MalangTIMES
info gambar

Salah satu cara pemerintah provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan pariwisata Jawa Timur melalui desa wisata yakni pemerintah membuat tema untuk desa wisata. Tema ini yang nantinya dapat saling menghubungkan antara satu daerah dengan daerah lainnya. Saat memberikan materi pada seminar pariwisata di Universitas Airlangga, Emil memberikan contoh seperti tema Bromo-Tengger-Semeru. Target wisatawan yang akan dituju yakni para wisatawan pengguna kapal cruise. Kapal cruise ini di diharapkan nantinya dapat berhenti di pelabuhan Probolinggo, sehingga para wisatawan dapat menjajal destinasi wisata Bromo-Tengger-Semeru melalui Probolinggo.

Untuk menunjang tema ini, pemerintah melakukan perbaikan infrastruktur seperti pelebaran jalan nasional di Lumajang serta pembangunan jalan tol Lumajang. Hal tersebut dilakukan agar desa-desa di sekitar Lumajang dapat mendapatkan manfaat dari adanya wisatawan yang datang berkunjung. Hal tersebut dikarenakan jika hanya membuat satu tema untuk satu desa saja, akan terlalu susah untuk diwujudkan. Sehingga harus ada keterkaitan antara satu tempat wisata dengan tempat wisata lainnya sehingga wisatawan yang sudah datang dari berbagai daerah dapat menikmati beberapa tempat wisata.

Bromo-Tengger-Semeru salah satu tema yang diusung oleh pemerintah jawa timur. | Foto : bromotenggersemeru.org
info gambar

Emil menyatakan bahwa, mencari potensi wisata suatu daerah bukanlah hal yang terlampau sulit. Hal yang lebih sulit yakni menjalin komitmen dengan komunitas untuk terus menjalankan wisata yang akan dibangun nantinya. Membangun desa wisata lebih mudah daripada menjalankan pengeloaan desa wisata secara konsisten. Oleh sebab itu, dalam materinya, Wakil Gubernur Jawa Timur ini menekankan bahwa komitmen dari komunitas untuk membangun desa wisata atau tempat wisata sangat diperlukan.

Hal tersebut karena pemerintah provinsi hanya berperan sebagai katalis dan komunitas-komunitas tersebut yang nantinya akan menjadi generator destinasi desa wisata. Selain itu, Emil juga berpesan bahwa lebih baik memilih pada beberapa titik untuk dijadikan sebagai desa wisata karena memiliki potensi yang bagus daripada berusaha mengembangkan semua desa untuk dijadikan sebagai desa wisata. Dengan memilih beberapa titik yang potensial maka pembangungan desa wisata akan lebih fokus. Setelahnya, dapat dikembangkan ke daerah-daerah lain dengan tema atau ciri khas yang berbeda.


Catatan kaki: Seminar Pariwisata Universitas Airlangga

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Widhi Luthfi lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Widhi Luthfi.

Terima kasih telah membaca sampai di sini