Bandung Upayakan Perluasan Ruang Terbuka Hijau

Bandung Upayakan Perluasan Ruang Terbuka Hijau

Ilustrasi ruang terbuka hijau | Foto: ayobandung.com

Bertepatan dengan hari pohon sedunia yang jatuh pada tanggal 21 November, Pemerintah Kota Bandung pun ikut melakukan upaya peningkatan kualitas Ruang Terbuka Hijau (RTH). Program Bandung menanam jilid Satu diluncurkan di kawasan kolam Retensi Rancabolang, Kecamatan Gedebage (21/11) untuk mendukung upaya tersebut.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan, Pemukiman, Pertahanan dan Pertamanan Kota Bandung, Dadang Dharmawan, menjelaskan pada antaranews.com, program yang sejalan dengan amanat undang-undang RTH tersebut menjadi jalan untuk melakukan perluasan kawasan RTH tanpa harus menambah luasannya.

Pasalnya, dalam melakukan upaya tersebut Pemerintah Kota Bandung juga memanfaatkan penyerahan lokasi Prasarana dan Sarana Utilitas (PSU) yang dimiliki oleh pengembang properti. Setidaknya ada sembilan pengembang yang akan menyerahkan kewajiban PSU-nya pada pemerintah kota Bandung di tahun 2019.

Penyerahan lahan PSU yang setara dengan 13 hektare tanah tersebut, menurut Dadang menjadi salah satu cara efektif untuk mengurangi pengeluaran APBD. Penghematan tersebut mengingat untuk memenuhi kewajiban target luasan RTH sendiri, masih dibutuhkan sekiranya 1.600 hektare lagi yang setidaknya membutuhkan biaya hingga Rp2 triliun.

Hal itu sendiri telah diatur dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 5 tahun 2008 yang memberikan amanat pada tiap daerah untuk memanfaatkan minimal 30 persen luas wilayah untuk RTH. Lebih lanjut lagi peraturan tersebut juga menjelaskan luasan tersebut mencakup 20 persen Ruang Terbuka Publik dan 10 persen Ruang Terbuka Hijau Privat.

Dilansir dari sindonews.com, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota bandung, Gin Gin Ginanjar, menjelaskan bahwa program yang dilakukan pemerintah kota bandung tersebut akan dilakukan secara berkala, tepatnya satu bulan sekali. Rencananya program tersebut pun akan dijalankan hingga 21 Desember 2020.

Pada acara peluncuran program menanam jilid satu yang dilakukan di Rancabolang sendiri telah ditanam berbagai pohon produktif yang diantaranya merupakan 100 mangga arum manis, 50 lengkeng, 50 jambu air, 200 rumpun tanaman vertifer dan 300 tanaman keras.

Pada hari yang sama program tersebut pun dilakukan serentak di 30 kecamatan, Kota Bandung dengan berbagai jenis bibit pohon berjumlah total 15.000 bibit.

Sumber: antaranews.com | sindonews.com

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang100%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Aditya Jaya Iswara

Ada 7 Rute Baru di Bandara-bandara AP II. Apa Saja? Sebelummnya

Ada 7 Rute Baru di Bandara-bandara AP II. Apa Saja?

Kisah Kapas Sumba yang Mendunia Selanjutnya

Kisah Kapas Sumba yang Mendunia

Ariefiani Harahap
@ariefiani_elf

Ariefiani Harahap

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.