Kenalkan, Inilah Tank Pemadam Kebakaran Buatan Indonesia

Kenalkan, Inilah Tank Pemadam Kebakaran Buatan Indonesia

Ilustrasi © Unsplash.com

Indonesia, melalui PT Pindad siap memproduksi tank yang diperuntukkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang memiliki daya angkut air sebanyak 3,000 liter. Tank ini dibangun dengan tujuan untuk memudahkan proses pemadaman kebakaran lahan hutan hingga titik lokasi yang sulit dilintasi kendaraan biasa.

Tank baja ini diberi nama "Fire Fighting" yang memiliki kelebihan mampu memadamkan api di kawasan hutan yang sulit dijangkau manusia atau kendaraan biasa. Tank tersebut, lanjut dia, dibuat bersama dengan Rusia yang memiliki alat penyemprot air di bagian atas dan di sekeliling badan tank dengan kapasitas tampung air sebanyak 3.000 liter dan daya semprot sejauh 50 meter. Selain tahan tembakan, tank ini juga kuat tahan panas hingga bisa menembus lokasi yang kebakaran. Ada lubang-lubang air di sejumlah sudut tank yang bisa menyemprot air yang efeknya seperti tameng tank dari api.

Tank Pemadan Kebakaran Pindad | arah.id

Pengembangan tank pemadam kebakaran yang merupakan hasil kerjasama dengan Rusia tersebut, menggunakan tank pengangkut personel militer yang dibuat oleh Rusia dengan jenis GPM. Rencananya, PT Pindad akan memproduksi secara massal dan dijual tank tersebut ke pasaran pada awal tahun 2020, seperti dikutip oleh Kompas.com. Pindad berkoordinasi dengan BNPB akan melakukan demo penggunaan tank baja ini di Sumatera pada bulan maret 2020.

Tank Pemadam Kebakaran Pindad | Radar Cirebon

PT Pindad sendiri sejauh ini sudah mengembangkan 3 unit kendaraan khusus untuk pemadam kebakaran. Sebelum tank baja yang saat ini diujicobakan, Pindad telah mengembangkan mobil pemadam api berbasic truk dan satu mobil pemadam api lainnya pada tahun 2010 lalu.

Sumber | Kompas.com | Antaranews.com | iNews.id

Pilih BanggaBangga83%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang8%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau8%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Belajar Aksara Jawa Sekarang Bisa dari Aplikasi Sebelummnya

Belajar Aksara Jawa Sekarang Bisa dari Aplikasi

Bersenyawa dengan Kukila: Harmoni Hidup antara Manusia dengan Kukila di Hutan Kemuning Selanjutnya

Bersenyawa dengan Kukila: Harmoni Hidup antara Manusia dengan Kukila di Hutan Kemuning

Akhyari Hananto
@akhyari

Akhyari Hananto

http://www.goodnewsfromindonesia.org

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to understand it. My banking career continued in Yogyakarta when I joined in a program funded by the Asian Development Bank (ADB),as the coordinator for a program aimed to help improve the quality of learning and teaching process in private universities in Yogyakarta. When the earthquake stroke Yogyakarta, I chose to join an international NGO working in the area of ?disaster response and management, which allows me to help rebuild the city, as well as other disaster-stricken area in Indonesia. I went on to become the coordinator for emergency response in the Asia Pacific region. Then I was assigned for 1 year in Cambodia, as a country coordinator mostly to deliver developmental programs (water and sanitation, education, livelihood). In 2009, he continued his career as a protocol and HR officer at the U.S. Consulate General in Surabaya, and two years later I joined the Political and Economic Section until now, where i have to deal with extensive range of people and government officials, as well as private and government institution troughout eastern Indonesia. I am the founder and Editor-in-Chief in Good News From Indonesia (GNFI), a growing and influential social media movement, and was selected as one of The Most Influential Netizen 2011 by The Marketeers magazine. I also wrote a book on "Fundamentals of Disaster Management in 2007"?, "Good News From Indonesia : Beragam Prestasi Anak Bangsa di dunia"? which was luanched in August 2013, and "Indonesia Bersyukur"? which is launched in Sept 2013. In 2014, 3 books were released in which i was one of the writer; "Indonesia Pelangi Dunia"?, "Indonesia The Untold Stories"? and "Growing! Meretas Jalan Kejayaan" I give lectures to students in lectures nationwide, sharing on full range of issues, from economy, to diplomacy

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.