Produksi Minyak di Blok Cepu Jadi Andalan Indonesia

Produksi Minyak di Blok Cepu Jadi Andalan Indonesia

Fasilitas Pengolahan Pusat dari Lapangan Banyu Urip yang terletak di Bojonegoro, Jawa Timur. © ExxonMobil

Pada bulan April 2011, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) menemukan tambahan cadangan minyak di lapangan Kedung Keris, yang merupakan penemuan minyak kedua di Blok Cepu. ExxonMobil memegang 45 persen dari total saham partisipasi Blok Cepu. Sebuah Perjanjian Operasi Bersama atau Joint Operating Agreement (JOA) telah ditandatangani oleh pihak-pihak kontraktor, dimana ExxonMobil berperan sebagai operator dari Kontrak Kerja Sama (KKS) Cepu mewakili para Kontraktor.

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi atau SKK Migas menyatakan proyek Lapangan Kedung Keris yang dioperasikan ExxonMobil mulai beroperasi pada November 2019. Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno mengatakan proyek tersebut bakal menambah produksi minyak Blok Cepu sebesar 5.000 barel per hari (bopd) dan jika produksinya sudah stabil, Lapangan Kedung Keris bisa menghasilkan minyak hingga 10.000 bopd.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan,‎ Proyek Kedung Keris adalah salah satu Proyek Strategis Utama Hulu Migas Nasional tahun 2019-2027. Beroperasinya sumur Kedung Keris akan memberikan tambahan produksi migas nasional secara signifikan sebesar 5 ribu sampai 10 ribu barel per hari setelah adanya evaluasi terhadap kinerja sumur.

Kontrak Kerja Sama (KKS) Cepu ditandatangani pada 17 September 2005, mencakup wilayah kontrak Cepu di Jawa Tengah dan Jawa Timur. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Ampolex Cepu Pte Ltd., PT Pertamina EP Cepu dan empat Badan Usaha Milik Daerah: PT Sarana Patra Hulu Cepu (Jawa Tengah), PT Asri Dharma Sejahtera (Bojonegoro), PT Blora Patragas Hulu (Blora) dan PT Petrogas Jatim Utama Cendana (Jawa Timur) yang tergabung menjadi kontraktor di bawah KKS Cepu. Pengembangan dan produksi Proyek Cepu diharapkan memberi dampak positif bagi industri lain dan masyarakat lokal di Pulau Jawa melalui peningkatan hasil ekonomi, lapangan kerja dan proyek-proyek pengembangan masyarakat.


Catatan kaki: liputan6 | katadata | exxonmobil

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau100%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Fitur-fitur Super Canggih Akan Hadir di Terminal 4 Soetta Sebelummnya

Fitur-fitur Super Canggih Akan Hadir di Terminal 4 Soetta

Islamic Center Indonesia akan Dibangun di Kota Dingin di AS Selanjutnya

Islamic Center Indonesia akan Dibangun di Kota Dingin di AS

Wihdi Luthfi
@wihdiluthfi

Wihdi Luthfi

Salam. Panggil saja Widi.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.