Jejak Del Piero di Gereja NTT

Jejak Del Piero di Gereja NTT
info gambar utama

Mantan bintang timnas Italia, Alessandro Del Piero, punya andil dalam berdirinya Gereja St. Antonius Padua Sasi. Del Piero termasuk donatur, dan ada tanda tangan dia di gereja yang berlokasi di kota Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut.

Del Piero memberikan bantuan dana untuk pembangunan gereja St. Antonius Padua Sasi, yang dibangun dari batu alam Timor. Pembangunan dilakukan selama tiga tahun sejak 2003, dan diberkati pada 16 Juni 2006.

Atas kontribusinya itu, Del Piero pun membubuhkan tanda tangan di lonceng gereja. Del Piero sendiri adalah keponakan dari Pastor Antonio Razzoli, paroki pertama sekaligus perintis gereja St. Antonius Padua.

Interior gereja St. Antonius Padua Sasi | Foto: Meylisa Sahan/parokisasi.org
info gambar

Selain menjadi rumah ibadah warga Katolik di Timor Tengah Utara, gereja yang beralamat di Jl. El Tari Kefamenanu, kabupaten Timor Tengah Utara, NTT, ini juga menjadi objek wisata. Hal tersebut dikarenakan bentuk gereja yang unik, tidak seperti gereja di NTT pada umumnya.

Dilansir dari okezone.com, bentuk bangunan gereja St. Antonius Padua Sasi berupa setengah lingkaran, dengan salib besar di atap gereja dan beberapa bagian di depan gereja. Tinggi bangunan ini mencapai 7 meter.

Saat masuk ke dalam, gereja ini menyuguhkan jejeran kursi kayu yang ditata melingkar, dengan pusat di bagian depan. Dinding dan tiangnya berbalut kain tenun, yang memunculkan nuansa khas Flores.

Susunan kursi kayu di gereja St. Antonius Padua Sasi | Foto: Meylisa Sahan/parokisasi.org
info gambar

Kemudian batu alam yang dipakai untuk membangun gereja, bisa Kawan GNFI jumpai di struktur dinding dan jalan setapak menuju pintu utama. Batu-batuan alam ini didapat dari Neonbat, Suspini, dan Meoklin.

ekorantt.com menyebutkan bahwa batu-batu tersebut diukur, dipotong, dan dipahat hingga berbentuk batu bata, sesuai permintaan tukang di bawah arahan arsitek Pastor Antonio.

“Kalau batu ukuran salah atau tembok miring, harus bongkar. Campuran tidak bagus, maka dibongkar. Harus rapi,” kata Meo Mikhael saat menjelaskan proses pembangunan gereja.

Lebih lanjut, Meo Mikhael menjelaskan, Pastor Antonio juga teliti memilih kayu untuk plafon serta bangku untuk tempat duduk umat. Kayu yang digunakan harus berkualitas nomor satu.

Pada tahun 2016 Alessandro Del Piero mengunjungu gereja ini secara langsung. Nah kalau Kawan GNFI, kapan nih rencana berkunjung ke gereja St. Antonius Padua Sasi?

Referensi: okezone.com | ekorantt

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini