Mengenal Budaya Dunia melalui Global Village AIESEC Surabaya

Mengenal Budaya Dunia melalui  Global Village AIESEC Surabaya

Poster Global Village © AIESEC in Surabaya

Menyambut datangnya tahun baru, AIESEC Surabaya kembali menghadirkan salah satu festival budaya terbesar di Surabaya, Global Village. Festival ini mengikutsertakan peserta pertukaran dari lima negara, yaitu Malaysia, Mesir, Singapura, Tiongkok, dan Vietnam.

Sabtu (11/1) berlokasi di Universitas Widya Mandala Dinoyo, festival berlangsung meriah dengan mengusung tema “Atlantis: Discover The Lost World Through Diversity”. Tentunya ada sebuah makna dari tema tersebut.

Global Village, Atlantis : Discover the Lost World Through Diversity
Global Village, Atlantis : Discover the Lost World Through Diversity

Atlantis dipercaya sebagai sebuah negeri yang hilang, tetapi dengan berusaha menyatukan perbedaan budaya dari berbagai negara tidak menutup kemungkinan negeri ini dapat ditemukan kembali.

Hal ini menjadi bukti dukungan AIESEC dalam mendorong kesadaran akan keberagaman dan advokasi budaya.

Pengunjung dapat merasakan keberagaman budaya serta berinteraksi langsung dengan para pemuda dari berbagai negara.

Peserta pertukaran (Exchange Participants) akan membuka stan yang akan dilengkapi dengan berbagai hidangan ataupun kerajian khas dari masing-masing negara.

Selain sebagai sarana edukasi kebudayaan, festival ini juga menghadirkan beberapa hiburan. Salah satu acara puncak yang paling ditunggu-tunggu adalah penampilan seni dari para peserta pertukaran yang merepresentasikan negara asal mereka.

Perwakilan AIESEC in Surabaya dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Surabaya
Perwakilan AIESEC in Surabaya dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Surabaya
Suasana Stand Negara di Global Village Surabaya (11/01)
Suasana Stand Negara di Global Village Surabaya (11/1)

Contohnya pemuda Vietnam yang menampilkan seni bela diri khas negaranya, Malaysia dan Singapura yang menampilkan tarian dan lagu tradisional.

Banyak pengunjung yang sangat terhibur dan terpukau dengan penampilan para Exchange Participants.

Tak lupa, budaya Indonesia juga diperkenalkan melalui permainan alat musik tradisional khas Minahasa oleh UKM Kolintang Universitas Widya Mandala.

Global Village adalah sebuah festival budaya yang rutin dilaksanakan AIESEC Surabaya setiap tahunnya. Festival ini melibatkan para peserta pertukaran yang bergabung dalam program Global Volunteer.

Para Exchange Participant akan memperkenalkan kebudayaan negara asal mereka, mulai dari pakaian tradisional, makanan khas, hingga kesenian tradisional, seperti tarian dan nyanyian.

Festival ini bertujuan untuk mendorong keberlanjutan sosial, kesadaran akan perbedaan di dunia, dan advokasi budaya.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

10 Tahun Lagi, MRT Jakarta Akan Sepanjang 230 km. Mungkinkah? Sebelummnya

10 Tahun Lagi, MRT Jakarta Akan Sepanjang 230 km. Mungkinkah?

Islamic Center Indonesia akan Dibangun di Kota Dingin di AS Selanjutnya

Islamic Center Indonesia akan Dibangun di Kota Dingin di AS

AIESEC in Surabaya
@aiesecsurabaya

AIESEC in Surabaya

aiesec.or.id/kickstart; aiesec.or.id/gogetit

The world's largest youth-run organization based in 126 countries. Provide leadership opportunities, internships, and global learning environment.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.