Tahukah Kamu? Pohon Terbesar Dunia Ada di Indonesia!

Tahukah Kamu? Pohon Terbesar Dunia Ada di Indonesia!

pohon ulin © tagar.id

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Eusideroxylon zwageri, sebuah nama latin untuk pohon yang berhasil menempati deretan pohon raksasa dunia. Pohon ini dijuluki sebagai pohon dengan Kayu Besi.

Ulin adalah jenis pohon asli Indonesia (indigenous tree species) yang digolongkan ke dalam suku Lauraceae.

Ulin memiliki tinggi pohon umumnya 30,35 meter. Batang lurus, tajuk berbentuk bulat dan rapat serta memiliki percabangan yang mendatar. Pohon berdiameter 2,47 meter itu diperkirakan telah berusia lebih dari seribu tahun.

Penyeberannya hanya terdapat di Sumatra bagian Timur dan Selatan, Pulau Bangka dan Belitung, Kalimantan, Kepulauan Sulu dan Pulau Palawan di Filipina. Namun yang terbesar ada di Sangkima, menjadi ikon Taman Nasional Kutai (TNK) di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Pohon Ulin | Foto: jurnalasia.com

Mengapa disebut kayu besi?

Kayu ulin sangat kuat dan awet, dengan kelas kuat I dan kelas awet I mempunyai berat jenis 1,04. Kayu ulin tahan akan serangan rayap dan serangga penggerek batang, tahan akan perubahan kelembaban dan suhu serta tahan pula terhadap air laut. Kayu ini sangat sukar dipaku dan digergaji tetapi mudah dibelah.

Dikarenakan kayu ulin sangat kuat dan sangat awet, sehingga banyak digunakan untuk berbagai keperluan, seperti pondasi bangunan di dalam air dan lahan basah, atap rumah (sirap), kusen dan pintu.

Kayu berkelas ini sudah biasa menjadi keperluan dan menjadi andalan dalam proses pembangunan rumah atau jembatan.

Jika ingin melihatnya secara langsung di TNK, dapat dilakukan perjalanan dari Kantor Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Sangata, Kutai Timur. Lalu dilanjutkan jalan kaki sejauh 800 meter memasuki hutan hujan tropis setempat dengan pengawalan petugas TNK.

Status pohon ini sebagai salah satu pohon terbesar di dunia ditemukan oleh Watanabe, seorang peneliti flora asal Jepang, pada tahun 1993.

Jenis pohon besar dunia lainnya ada El Arbol del Tule. El Arbol del Tule adalah bahasa Spanyol untuk The Tree of Tule gaes, pohon cemara yang letaknya di pusat kota Santa Maria del Tule, negara bagian Meksiko, Oaxaca.

Pohon dengan volume 1.203 meter kubik ini adalah jenis Coast Redwood yang ada di California Utara.

Selanjutnya ada pohon yang juga dikenal dengan nama Giant Ash, Mountain Ash, dan Victorian Ash ini adalah spesies Eucalyptus yang asli dari Australia Tenggara dan banyak ditemukan di daerah Tasmania dan Victoria.

Lalu yang terakhir ada dari Selandia Baru dengan volume 516 meter kubik, Tane Mahuta adalah pohon terbesar di dunia urutan nomor 4.

Referensi: id.wikipedia.org | nasional.okezone.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga55%
Pilih SedihSedih5%
Pilih SenangSenang5%
Pilih Tak PeduliTak Peduli23%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi9%
Pilih TerpukauTerpukau5%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Dengan Portal Ini, Banjir Jakarta Bisa Dipantau Sebelummnya

Dengan Portal Ini, Banjir Jakarta Bisa Dipantau

Ikon Baru Perguruan Tinggi N.U yang Berumur Tujuh Tahun Selanjutnya

Ikon Baru Perguruan Tinggi N.U yang Berumur Tujuh Tahun

Raka Nugraha
@rakanugraha

Raka Nugraha

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.