Jadi Makanan Yang Menduia, Inilah Ragam Sate Dari Indonesia (Bagian Sumatra)

Jadi Makanan Yang Menduia, Inilah Ragam Sate Dari Indonesia (Bagian Sumatra)

Ragam Sate © satekhas.sarirasa.co.id

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Sate atau satai adalah makanan yang terbuat dari daging yang dipotong kecil-kecil dan ditusuk sedemikian rupa dengan tusukan lidi tulang daun kelapa atau bambu kemudian dipanggang menggunakan bara arang kayu. Sate disajikan dengan berbagai macam bumbu yang bergantung pada variasi resep sate. Daging yang dijadikan sate antara lain daging ayam, kambing, domba, sapi, babi, kelinci, kuda, dan lain-lain.

Indonesia adalah negara yang memiliki daerah yang luas, tidak hanya luas, daerah-daerah di Indonesia juga memiliki keragaman sate yang rasanya tidak akan membuat Kawan GNFI kecewa. Berikut ini adalah sate khas dari berbagai daerah di Indonesia khususnya di daerah pulau sumatra.

  1. Sate Padang
Sate Padang memiliki kuah atau saus yang kental | Foto : Dayya Mesin

Padang tak hanya terkenal sebagai ibu kota dari provinsi Sumatera Barat, namun Padang juga dikenal akan satenya yang populer di banyak kota lain di negeri ini. Sate Padang adalah sate yang terbuat dari daging dicampur dengan jeroan sapi atau kambing yang diberi bumbu dan dipanggang. Ciri khas lain dari Sate Padang adalah kuah atau aus Sate Padang yang berwarna kuning kental. Tentunya, agar rasa lapar Kawan GNFI dapat terobati, sebaiknya tambahkan irisan lontong saat menyantap sate padang.

  1. Sate Matang Aceh
Kuah Sate Matang lebih cari dari Sate Padang | Foto : KSM Tour

Wilayah yang berada di ujung barat Indonesia ini dikenal akan julukannya sebagai Kota Serambi Mekkah, di lain itu, Aceh juga dikenal akan salah satu makanan khasnya berupa sate. Sate khas Aceh disebut sebagai Sate Matang Aceh. Sate Matang adalah sate yang terbuat dari daging kambing atau sapi yang dipotong dengan ukuran dadu kecil yang mana sebelum di bakar, sate matang direndam dengan bumbu rempah-rempah baru selanjutnya sate matang siap dibakar. Sate Matang disajikan bersama dengan kaldu atau kuah kambing. Nah, perlu Kawan GNFI ketahui, dinamai sebagai Sate Matang karena awal mula sate tersebut diperkenalkan di Kota Matang Geuleumpang Dua, salah satu kota kecamatan di Kabupaten Bireuen.

  1. Sate Senapelan Riau
Rupa Sate Senapelan Pekanbaru | Foto : Titipku

Jika beberapa sate sebelumnya identik dengan bahan dasar dari daging sapi ataupun kambing, kali ini sate yang menjadi makanan khas Pekanbaru Riau dibuat dengan bahan dasar daging ikan patin. Daging ikan patin dipotong seukuran dadu kemudian diberi perasan air jeruk nipis yang berguna untuk mengurangi aroma amis. Setelah daging ikan patin dicuci hingga bersih dan disusun pada tusuk sate, daging ikan patin tersebut kemudian dilumuri dengan bumbu yang sudah disiapkan berupa tumisan bumbu halus, daun jeruk, dan sereh yang ditambah dengan santan, air asam, gula dan sedikit garam. Setelah itu, sate tersebut dibakar hingga matang dan dihidangkan dengan irisan lontong.

  1. Sate Tuhuk Lampung
Ikan Marlin atau Ikan Krui yang menjadi bahan dasar Sate Tuhuk | Foto : Mr. Fisher

Sate Tuhuk adalah sate yang terbuat dari ikan marlin yang merupakan makanan khas dari Krui-Krui, ibu kota Kabupaten Pesisir Barat, provinsi Lampung. Ikan marlin atau ikan tuhu merupakan ikan khas yang hidup di perairan Lampung yang mana menjadi ikon daerah tersebut. Daging ikan marlin memiliki tekstur yang tidak mudah hancur ketika dipotong-potong, sehingga cocok untuk diolah menjadi sate. Selain itu, daging ikan marlin pun terasa lembut dan memiliki rasa sedikit manis. Apakah Kawan GNFI sudah pernah mencoba?

Nah, beberapa jenis sate di atas adalah sate khas dari daerah-daerah yang berada di Pulau Sumatra. Bagi Kawan GNFI yang belum pernah mencoba sate-sate tersebut, ayo segera cicipi kelezatan sate khas dari Indonesia. Berikutnya, akan ditulis mengenai sate khas dari daerah-daerah di Indonesia yang berasal dari Pulau Jawa. See ya.


Catatan kaki: Dirangkum dari berbagai sumber

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah jika sakit
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Jumlah Pulau di Indonesia Bertambah Sebelummnya

Jumlah Pulau di Indonesia Bertambah

Mengkonsumsi Kulit Jeruk Diklaim Dapat Menangkal Virus Corona Selanjutnya

Mengkonsumsi Kulit Jeruk Diklaim Dapat Menangkal Virus Corona

Wihdi Luthfi
@wihdiluthfi

Wihdi Luthfi

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.