Menengok Jembatan Gantung Terpanjang se-Asia Tenggara yang Ada di Sukabumi

Menengok Jembatan Gantung Terpanjang se-Asia Tenggara yang Ada di Sukabumi

©Situ Gunung Suspension Bridge

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Suspension Bridge atau jembatan gantung merupakan jenis jembatan yang menggunakan tumpuan ketegangan kabel daripada tumpuan samping. Jembatan gantung biasanya dibangun pada kondisi geografi wilayah yang memiliki banyak gunung, lembah dan sungai. Hal tersebut juga berlaku di Indonesia, di mana ada banyak jembatan gantung yang menjadi penghubung dari satu tempat ke tempat lain yang terpisahkan lembah.

Nah, perlu Kawan GNFI tahu, bahwa salah satu jembatan gantung di Indonesia menjadi jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara. Jembatan tersebut berada di Kabupaten Sukabumi yang masih berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Sukabumi, Jawa Barat. Jembatan gantung tersebut dinamakan dengan Jembatan Situgunung atau Situgunung Suspension Bridge.

Jembatan Situgunung dilihat dari atas | Foto : tagar.id

Jembatan Situgunung berada di ketinggan 107 meter terhitung dari titik terendah dengan panjang 243 meter dan lebar 1,2 meter. Jembatan Situgunung merupakan akses menuju Curug Sawer, salah satu air terjun yang memiliki keeksotisan di Sukabumi. Proyek pembangungan Jembatan Situgunung terhitung dimulai sejak bulan Mei 2017 dan dalam waktu 4 bulan Jembatan Situgunung sudah mendapatkan sertifikat keselamatan dan kenyamanan serta dinyatakan lolos dalam uji beban dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Jembatan Situgunung mulai beroperasi pada tahun 2018 dan diresmikan pada 9 Maret 2019 oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman periode lalu, Luhut Binsar Panjaitan. Jembatan terpanjang di Asia Tenggara ini dapat Kawan GNFI lalui mulai dari pukul 7.30 pagi hingga 17.30 dengan retribusi biaya masuk sebesar rp 50.000,00. Bagi Kawan GNFI yang akan melalui Jembatan Situgunung tetapi merasa takut, maka Kawan GNFI tidak perlu khawatir karena akan dipasangkan sabuk pengaman di pinggang yang dapat dikaitkan ke pegangan di tepi jembatan oleh petugas. Peralatan keamanan tersebut disediakan di pintu masuk jembatan. Nah, Kawan GNFI yang ingin menyeberang akan didampingi staf yang bersiaga di tengah jembatan sehingga dapat mengurangi rasa khawatir saat berada di tengah-tengah perjalanan.

Pengunjung dilengkapi dengan sabuk pengaman | Foto : nalar.id

Sesampainya di ujung jembatan, Kawan GNFI dapat melanjutkan perjalanan menuju Curug Sawer dengan berjalan kaki sejauh 1 kilometer. Selama berjalan di atas jembatan, Kawan GNFI akan menyaksikan hijaunya pepohonan di bawah jembatan dan hembusan angin dari ketinggian. Karena keindahannya, Jembatan Situgunung juga sering digunakan sebagai lokasi foto hingga foto prewedding.

Jadi, apakah Kawan GNFI sudah pernah melintasi jembatan terpanjang di Asia Tenggara ini?


Catatan kaki: kompas | medcom

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih33%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi33%
Pilih TerpukauTerpukau33%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Coffee Talk, Game Multiplatform Karya Anak Bangsa Yang Telah Mendunia Sebelummnya

Coffee Talk, Game Multiplatform Karya Anak Bangsa Yang Telah Mendunia

Gunakan Bahan Makanan yang Terbuang Percuma, Resto Indonesia di Jerman Jadi Idaman Selanjutnya

Gunakan Bahan Makanan yang Terbuang Percuma, Resto Indonesia di Jerman Jadi Idaman

Wihdi Luthfi
@wihdiluthfi

Wihdi Luthfi

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.